Guru Honorer Wajib Verval Ijazah Lewat Laman Berita Gtk, Berikut Cara Verval Ijazah Guru Honorer Melalui Laman Info Gtk

Posted on

Cara Verval Ijazah Guru Honorer Melalui Laman Info GTK GURU HONORER WAJIB VERVAL IJAZAH MELALUI LAMAN INFO GTK, BERIKUT CARA VERVAL IJAZAH GURU HONORER MELALUI LAMAN INFO GTK

Guru Honorer Wajib Verval Ijazah Melalui Laman Info GTK, Berikut Cara Verval Ijazah Guru Honorer Melalui Laman Info GTK Kemendikbud. Sebagaimana disampaikan dalam laman Info GTK Kemendikbud bahwa sehubungan dengan rencana pelaksanaan seleksi PPPK, guru honorer diperlukan segera memastikan data program studi yang telah terverifikasi sesuai dengan ijazah. Ditegaskan dalam informasi gtk bahwa verval ijazah bagi guru honorer wajib dijalankan oleh guru yang bersangkutan bukan oleh operator sekolah.

 

Lalu bagaimana Cara Verval Ijazah Guru Honorer Melalui Laman Info GTK ?  Berikut ini tutorial singkat cara membuka atau melaksanakan verval ijazah khusus bagi guru yang belum pernah melakukannya.  Sekali lagi tutorial ini diberikan terhadap guru yang belum pernah mengakses atau membuka laman info gtk secara mampu berdiri diatas kaki sendiri/ atau yang selama ini dilakukan oleh operator sekolah

 

Cara Verval Ijazah Guru Honorer Melalui Laman Info GTK bdapat dijalankan dengan langkah langkah sebagai berikut :

1. Login ke Akun GTK masing-msing lewat https://berita.gtk.kemdikbud.go.id/

Bagi guru honorer yang mau melakukan verval ijazah apalagi dahulu mesti mengakses atau membuka laman berita GTK. Setelah terbuka nanti akan timbul link untuk verval ijazah.

 

Bagaimana cara login ke Info GTK ? Silahkan masukan username dan passwordnya serta kode chapta. Bagi yang tidak tahu atau belum mempunyai masukan username dan password silahkan minta ke operator sekolah masing-masing.

 

Jika belum bisa login, silahkan diteliti dengan benar aksara besar dan kecilnya serta kode keamanan yang dimasukkan mesti sesuai, bila yakin telah sesuai namun tidak bisa, knfirmasi ke operator sekolah untuk reset passwordnya

 

2. Jika muncul pemberitahuan Verval Ijazah silahkan Klik ini untuk verval Ijazah S1/D4. Pemberitahuan ini hanya timbul bagi guru yang masih berstatus honorer, sedangkan bagi TENDIK dan PNS keterangantersebut tidak timbul

 

3. Selanjutnya silahkan Bapak/Ibu guru honorer melakukan verval Ijazah dengan mengikuti isyarat yang diberikan layar.


Sebagaimana diketahaui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menggelar seleksi massal guru honorer untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di 2021. Pemerintah merencanakan kapasitas hingga satu juta PPPK yang lolos dari seleksi tersebut.

 

“Ini juga sebuah hal bangga, kami pertama kali memberitahukan planning untuk guru-guru honorer yang telah berjasa tapi juga memiliki kompetensi minimum yang layak untuk mampu menjadi PPPK dan kemakmuran yang patut di 2021. Kami akan melakukan seleksi massal dengan infrastruktur TIK dari pelaksanaan Asesmen Nasional,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, dalam Rapat Kerja antara Komisi X dengan Mendikbud, Senin, 16 November 2020.

 

Menurut Mendikbud, semua guru honorer bisa mengikuti tes secara daring atau onlineuntuk membuktikan kelayakan mereka menjadi PPPK. “Bukan cuma dijamin mampu ikut tes seleksi, mereka juga akan bisa menerima potensi hingga tiga kali untuk bisa ikut tes seleksi ini. Makara kalau mereka gagal pertama kali, mereka akan dapat potensi sampai tiga kali,” ungkap Nadiem.

 

Bukan hanya itu, dari Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud juga berniat menyiapkan bahan-bahan atau pembelajaran berdikari yang dapat diakses secara daring oleh para guru honorer secara gratis. Mendikbud Nadiem memastikan, peluang mengulang sebanyak tiga kali ini dinilai lebih adil, sebab memberikankesempatan yang sama serta demokratis terhadap seluruh guru honorer untuk menjadi PPPK.

 

“Mereka yang lolos tes otomatis dapat pengangkatan jadi guru PPPK, budget sudah dijamin pemerintah pusat, akibatnya yang lolos seleksi tes tersebut gajinya akan dianggarkan di 2021 dan seterusnya di 2022. Kami mampu mempersiapkan kapasitas hingga dengan satu juta guru yang lulus seleksi. Tapi harus lulus seleksi ya,” papar Nadiem.

 

Saat ini yang layak dikenali, kata Nadiem, pihaknya juga telah meminta terhadap Pemda untuk mengajukan deretan. Sebab dari data yang ada, gres 200 ribu gugusan yang diajukan dari daerah. “Kami minta dukungan Komisi X biar setiap daerah mengajukan deretan yang lebih banyak, alasannya jika lulus tesnya, individu di daerah anggaran gaji mereka akan dijamin ketersediaannya oleh pemerintah sentra,” Ujar Mendikbud.

 

Nadiem berharap, seleksi massal ini akan menjawab apa yang menjadi keresahan para guru honorer yang sudah berjasa. “Tapi bawah umur kita mesti terlindung dengan kriteria minimum dengan seleksi,” jelas Nadiem.

 

Dalam potensi tersebut, Nadiem juga menjawab pertanyaan sejumlah anggota Komisi X dewan perwakilan rakyat perihal permintaan untuk memperlihatkan prioritas terhadap guru-guru honorer yang telah mengabdi usang untuk menjadi PPPK. Menjawab hal ini, Nadiem mengatakan bahwa undangan prioritas pada guru honorer tertentu, seperti yang sudah usang mengabdi maupun yang telah berusia di atas 35 tahun sudah tidak berkaitan

 

Sebab dengan dibukanya seleksi massal untuk seluruh guru honorer, maka semua guru tersebut memiliki kesempatan yang serupa untuk menjadi PPPK. Terlebih lagi syarat untuk menjadi PPPK batas usianya bisa sampai 59 tahun, sehingga isu usia dinilai tidak berkaitan lagi untuk diperdebatkan.

 

“Bahwa rancangan diprioritaskan tersebut telah tidak berhubungan di sistem tes ini. Semua guru honorer bisa ikut tes seleksinya, asal ada kemudahan mengambil tes mereka bisa ambil tes. Ini intinya mesti lulus tes seleksi, (jadi) enggak semuanya akan lulus seleksi,” Jelas Mendikbud, Nadiem.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *