Isyarat Teknis Pengisian Drh Dan Pemberkasan Secara Digital Bagi Cpns Gugusan Tahun 2019 Yang Lulus Skb

Posted on
Petunjuk Teknis Pengisian DRH dan Pemberkasan Secara Digital Bagi CPNS  Formasi  Tahun   PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN DRH DAN PEMBERKASAN SECARA DIGITAL BAGI CPNS  FORMASI  TAHUN  2019 YANG LULUS SKB

Petunjuk Teknis (Juknis) atau Tata Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan pemberkasan secara digital Bagi CPNS Formasi Tahun 2019 yang dinyatakan Lulus SKB dengan cara mengunggah dokumen tolok ukur CPNS Lain. Berdasarkan siaran pers BKN, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menuntaskan tahapan rekonsiliasi integrasi hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada 23 Oktober 2020. Hasil seleksi yang telah ditandatangani Kepala BKN sudah mulai disampaikan kepada Instansi dan ditargetkan hari ini, Rabu 28 Oktober 2020, sudah diterima oleh seluruh instansi pembuka rekrutmen CPNS 2019 sehingga lalu mampu diumumkan kepada publik sesuai sasaran waktu yaitu 30 Oktober 2020.

 

Petunjuk Teknis (Juknis) atau Tata Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) Bagi CPNS Formasi Tahun 2019 yang dinyatakan Lulus SKB dengan cara mengunggah dokumen patokan CPNS Lain? Peserta yang dinyatakan lulus seleksi CPNS Formasi Tahun 2019 diarahkan melaksanakan pemberkasan secara digital melalui akun masing-masing akseptor di https://sscn.bkn.go.id dengan mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan mengunggahnya bareng dokumen lain yang diminta dalam proses pemberkasan.

 

Berikut ini Petunjuk Teknis (Juknis) atau Tata Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan pemberkasan secara digital Bagi CPNS Formasi Tahun 2019 yang dinyatakan Lulus SKB. Langkah pertama Peserta login ke akun SSCN 2019 lewat tautan https://sscndaftar.bkn.go.id/login dan mengisikan username (NIK) dan password akun yang telah dibuat dikala pendaftaran.

 

Kedua, Jika sudah berhasil login maka Peserta akan dihadapkan oleh pengumuman lulus atau tidak. Jika Peserta dinyatakan LULUS, maka akan timbul dropdown list untuk menentukan apakah Peserta ingin melanjutkan ke pengisian DRH dan pemberkasan atau ingin mengundurkan diri.

Petunjuk Teknis Pengisian DRH dan Pemberkasan Secara Digital Bagi CPNS  Formasi  Tahun   PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN DRH DAN PEMBERKASAN SECARA DIGITAL BAGI CPNS  FORMASI  TAHUN  2019 YANG LULUS SKB

Ketiga, Jika Peserta menentukan “Ya”, maka akan timbul tombol pengisian DRH. Berikut beberapa hal yang perlu dimengerti dalam pengisian daftar riwayat hidup lewat portal https://sscn.bkn.go.id adalah:

·          Pengisian Data Perorangan, yang berisikan Biodata Calon PNS. Kolom yang ditandai bintang merah yakni wajib diisi. Isikan biodata, alamat dan informasi yang lain.

·          Kolom hobby dapat diisi lebih dari 1 jenis, seperti contoh dibawah ini.

·          Pengisian Pendidikan, pada kolom ini, akseptor dapat mengisikan Riwayat Pendidikan dan Riwayat Kursus. Pendidikan yang digunakan saat melamar formasi jabatan sudah otomatis timbul namun mampu diubah untuk dilengkapi kolom-kolom yang masih kosong.

·          Perlu dimengerti bahwa Peserta tidak dapat menyertakan Pendidikan yang setingkat dengan Pendidikan yang digunakan untuk melamar, atau Pendidikan yang setingkat lebih tinggi. Misal Pendidikan yang digunakan untuk melamar yakni S-1 Sistem Informasi. Lalu Peserta ingin menambahkan Pendidikan S-2 nya. Penambahan akan gagal, alasannya adalah S-2 adalah setingkat lebih tinggi dari S-1. Atau jikalau Peserta mempunyai dua degree S-1 lalu ingin menambahkan Pendidikannya misal S-1 Manajemen. Akan gagal juga diinput alasannya adalah tingkat pendidikannya setingkat dengan S-1 Sistem Informasi yang digunakan untuk melamar

·          Tambahkan pula Riwayat Pendidikan Peserta semenjak sekolah dasar, menengah dan atas dengan mengklik tombol Tambah Pendidikan

·          Selanjutnya adalah pengisian Riwayat Kursus. Jika Peserta pernah mengikuti Kursus silahkan klik tombol Tambah Kursus. Isikan data-data yang wajib ialah yang di bintangi merah.

·          Jenis Kursus sudah tersedia. Makara penerima cuma mampu mengisikan jenis kursus yang telah terdaftar.

·          Pengisian Pekerjaan. Di halaman ini Peserta diwajibkan mengisi Riwayat Pekerjaan (kalau ada), Penghargaan (jikalau ada) dan Prestasi (jika ada)

·          Klik tombol Tambah Riwayat Pekerjaan untuk menyertakan seluruh Riwayat Pekerjaan yang dimiliki oleh Peserta (jikalau ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil

·          Klik tombol Tambah Riawayat Penghargaan untuk menambahkan Riwayat Penghargaan yang dimiliki oleh Peserta (bila ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. Jenis Penghargaan sudah disediakan, Peserta tinggal menentukan jenis penghargaan yang sudah ada

·          Klik tombol Tambah Riwayat Prestasi untuk menyertakan Riwayat Prestasi yang dimiliki oleh Peserta (bila ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil. Tingkat Prestasi dibagi menjadi: Kabupaten, Provinsi, Nasional, Internasional. Silahkan dipilih salah satu, prestasi apa yang pernah diperoleh oleh Peserta.

·          Pengisian Keluarga, di halaman ini Peserta diwajibkan mengisi seluruh anggota keluarga diantaranya: Pasangan (Istri/Suami), Anak, Orangtua Kandung, Saudara Kandung dan Mertua (Bapak dan Ibu).

·          Klik tombol Tambah Riwayat Istri/Suami untuk menyertakan data Pasangan. Jika Suami/Istri Peserta ialah seorang PNS, maka silahkan ketik NIP Pasangan dan Nama nya kemudian klik tombol Cari PNS. Maka tata cara akan otomatis mengeluarkan datanya. Jika Pasangan bukan PNS, maka silahkan isikan kolom-kolom yang diwajibkan (dibintangi merah) secara lengkap.

·          Klik tombol Tambah Riwayat Anak untuk menyertakan data Anak. Jika Anak Peserta yakni seorang PNS, maka silahkan ketik NIP Anak dan Nama nya lalu klik tombol Cari PNS. Maka sistem akan otomatis mengeluarkan datanya. Jika Anak bukan PNS, maka silahkan isikan kolom-kolom yang diwajibkan (dibintangi merah) secara lengkap. Form isian dibawah ini berlaku sama untuk inputan data Orangtua Kandung, Saudara Kandung dan Mertua (Bapak dan Ibu).

·          Pengisian Organisasi, di halaman ini Peserta diwajibkan mengisi Riwayat Organisasi (bila ada) dan mengisikan data lain-lain yang dibutuhkan dalam proses pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil

·          Klik tombol Tambah Riwayat Organisasi untuk menyertakan Riwayat Organisasi yang pernah dibarengi oleh Peserta (kalau ada) sebelum lulus menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil.

·          Langkah terakhir yang harus dilaksanakan ialah Unggah Dokumen. Di halaman ini Peserta diwajibkan melakukan dua kali klik cetak DRH yang telah diisi dengan klik tombol dan berikutnya menulis data-data yang diharuskan untuk ditulis tangan di DRH yang sudah dicetak tersebut dan menandatangani DRH. Terakhir DRH yang sudah ditandatangani wajib diunggah kembali ke SSCN di halaman ini.

 

Bagaimana Petunjuk Teknis (Juknis) atau Tata Cara pemberkasan secara digital Bagi CPNS Formasi Tahun 2019 yang dinyatakan Lulus SKB? Berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 Tahun 2018 ihwal Petunjuk Teknis Pengadaan PNS, kelengkapan dokumen pemberkasan yang mesti diunggah akseptor dan akan dipakai selaku dasar pengusulan Nomor Induk Pegawai (NIP) meliputi: Pas foto terbaru berpakaian formal dengan latar belakang berwarna merah; Ijazah asli untuk lulusan dalam negeri /ijazah penyetaraan Dikti untuk lulusan mancanegara; Transkrip asli; Surat pernyataan 5 poin (lihat Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 14 Tahun 2018); Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku saat pemberkasan; Surat keterangan sehat jasmani dan rohani dari dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan kesehatan; Surat keterangan tidak mengonsumsi/menggunakan narkoba, psikotropika, serta zat-zat adiktif yang lain dari unit pelayanan kesehatan Pemerintah; Bukti pengalaman kerja yang sudah dilegalisasi oleh pejabat yang berwenang (kalau mempunyai abad kerja), dan DRH yang telah ditandatangani. Berikut ini Daftar lengkap dokumen yang mesti diunggah.

Petunjuk Teknis Pengisian DRH dan Pemberkasan Secara Digital Bagi CPNS  Formasi  Tahun   PETUNJUK TEKNIS PENGISIAN DRH DAN PEMBERKASAN SECARA DIGITAL BAGI CPNS  FORMASI  TAHUN  2019 YANG LULUS SKB

Sementara bagi penerima yang tidak dinyatakan lulus dapat mengajukan sanggahan dengan mengunggah bukti sanggahan ke portal SSCN. Sanggahan cuma bisa dilakukan satu kali, dengan abad sanggah selama 3 (hari) sesudah pengumuman hasil akhir seleksi CPNS. Terhadap sanggahan tersebut, instansi diberikan peluang menjawab sanggahan penerima dalam kala waktu 4 (empat) hari sejak pengumuman diterbitkan.

 

Lalu bagaimana caranya mengajukan sanggahan bagi peserta tes CPNS yang tidak lulus SKB.

1) Peserta login ke akun SSCN 2019 lewat tautan https://sscndaftar.bkn.go.id/login dan mengisikan username (NIK) dan password akun yang sudah dibuat saat registrasi. Jika Peserta dinyatakan TIDAK LULUS, maka akan timbul tombol untuk mengajukan sanggahan dari hasil pengumuman tidak lulusnya Peserta. Mohon perhatikan tanggal selsai sanggah, alasannya bila telah melalui tenggat waktu sanggah, maka tombol “Ajukan Sanggah” akan otomatis hilang dan Peserta tidak dapat lagi melaksanakan sanggahan.

 

2) Pada kolom sanggah, Peserta akan dihadapkan dengan halaman yang terdiri dari Perihal Sanggah, Alasan Sanggah dan kolom unggahan Bukti Sanggah. Jika Peserta menentukan Perihal Sanggah perihal Sertifikat Pendidik dan Nilai SKB CAT, silahkan langsung diisi Alasan Sanggah dan Bukti Sanggahannya. Tetapi kalau Peserta memilih Perihal Sanggah tentang Nilai SKB Non-CAT (jika ada), maka akan muncul pilihan Metode SKB mana yang ingin dibantah. Kolom Metode SKB cuma akan muncul kalau Instansi Peserta mengadakan tes SKB selain dengan tata cara CAT.

 

3) Jika Peserta telah final mengisi kolom sanggahan, silahkan klik tombol “Akhiri Proses Sanggah”. Maka akan muncul kotak perayaan seperti dibawah ini. Data-data yang diinputkan dikolom sanggah telah tidak dapat diubah kembali sehabis Peserta mengklik “Iya” pada kotak perayaan.

 

4) Peserta yang sudah pernah melakukan sanggahan tidak dapat melakukan sanggahan Kembali. Silahkan menanti tanggapan dari sanggahan tersebut yang akan dijawab oleh Instansi yang dilamar oleh Peserta.

 

Untuk peserta yang mengundurkan diri juga mesti memberikan surat pernyataan pengunduran diri di portal SSCN. Perlu dikenali bahwa peserta yang mengundurkan diri cuma mampu digantikan penerima lain kalau pengunduran diri terjadi sebelum NIP ditetapkan BKN. Peserta lain yang mampu mengambil alih akseptor seleksi yang mengundurkan diri yaitu peserta berikutnya dari peringkat tertinggi sesuai hasil integrasi nilai SKD dan SKB pada lowongan deretan jabatan dan ditetapkan dengan keputusan Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

 

Lalu bagaimana cara peserta CPNS mengundurkan diri dapat memberikan surat pernyataan pengunduran diri di portal SSCN?

1) Langkah yang mesti dilaksanakan penerima ialah login ke akun SSCN 2019 melalui tautan https://sscndaftar.bkn.go.id/login dan mengisikan username (NIK) dan password akun yang telah dibuat saat registrasi. Jika sudah berhasil login maka Peserta akan dihadapkan oleh pengumuman lulus atau tidak. Jika Peserta dinyatakan LULUS, maka akan timbul dropdown list untuk memilih apakah Peserta ingin melanjutkan ke pengisian DRH dan pemberkasan atau ingin mengundurkan diri.

 

2) Jika Peserta menentukan “Tidak, Saya ingin mengundurkan diri”, maka akan timbul kolom unggah Surat Pengunduran diri dimana templatenya sudah disediakan dibawah tombol Unggah.

 

3) Jika pelamar menentukan untuk mengundurkan diri dan telah klik Unggah Surat Pengunduran Diri, maka akan timbul kotak peringatan seperti dibawah ini. Jika Peserta telah yakin, maka silahkan klik Iya. Jika masih ragu dapat klik Tidak, dan masih dapat mengubah opsi tanggapan di dropdown list sebelumnya.

 

4) Jika peserta mengklik ya, akan timbul ANDA SUDAH MENGUNDURKAN DIRI DARI SELEKSI CPNS maka Peserta sudah dinyatakan mengundurkan diri dan tidak dapat melakukan pergantian kembali.

 

BKN akan melaksanakan proses penetapan NIP CPNS 2019 secara elektronika (paperless) melalui Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SAPK) dan aplikasi penunjang dokumen elektronik (DOCUDigital) melalui https://docudigital.bkn.go.id. Penandatanganan pertimbangan teknis (Pertek) penetapan NIP pun akan dijalankan secara digital (digital signature). Mekanisme pengusulan NIP dan lampiran dokumen pemberkasan dari peserta, sudah disampaikan kepada seluruh Instansi pembuka rekrutmen CPNS 2019 lewat Surat Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN Nomor D 26-30/V 207-9/99 tanggal 23 Oktober 2020.

Link download Buku Juknis Pengisian Riwayat Hidup bagi CPNS Formasi Tahun 2019


Demikian isu ihwal Petunjuk Teknis (Juknis) atau Tata Cara Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) dan pemberkasan secara digital Bagi CPNS Formasi Tahun 2019 yang dinyatakan Lulus SKB dengan cara mengunggah dokumen patokan CPNS Lain. Semoga ada manfaatnya



= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *