Juknis Pendataan Kandidat Penerima Asesmen Nasional (An) Tahun 2020/2021

Posted on

 Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional  Juknis Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional (AN) Tahun 2020/2021

 

Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional (AN) Tahun Pelajaran 2020/2021. Petunjuk teknis ini disusun dalam rangka menunjukkan instruksi dan pemikiran secara teknis bagi panitia Asesmen Nasional (AN) di tingkat provinsi, kota/kabupaten, dan Satuan Pendidikan, sehingga data yang diperoleh mampu meningkatkan mutu dan aksesbilitas, akuntabilitas serta dapat dipercaya sistem Asesmen Nasional.

 

Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional (AN) Tahun Pelajaran 2020/2021 mencakup: (I) Pendahuluan, (II) Penjelasan Umum, (III) Tugas dan tanggungjawab, (IV) Mekanisme, dan (V) Jadwal pendataan.

 

Penjelasan Umum Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta AN (Asesmen Nasional) Tahun Pelajaran 2020/2021 yaitu bahwa dalam rangka pendataan kandidat peserta Asesmen Nasional (AN), panitia pendataan-AN tingkat pusat memfasilitasi sistem pendataan. Hal ini dimaksudkan untuk membuat lebih mudah proses pendataan sehingga data yang dihasilkan lebih cepat, tepat, akurat, dan akuntabel.

 

Berikut ini adalah penjelasan lazim beberapa istilah yang dipakai dalam isyarat teknis:

1. Pendataan yakni proses pembuatan data kandidat akseptor asesmen nasional sampai dengan waktu yang di memutuskan. Proses yang dijalankan oleh satuan pendidikan, meliputi: data satuan pendidikan, biodata, dan data sosial ekonomi kandidat penerima asesmen nasional;

2. Pengelola pendataan tingkat provinsi terdiri dari bagian Dinas Pendidikan Provinsi dan Kantor Wilayah Kementerian Agama;

3. Pengelola pendataan tingkat kota/kabupaten berisikan bagian kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan Kantor Kementerian Agama Kota/Kabupaten;

4. Data Satuan Pendidikan adalah data yang berisi tentang info satuan pendidikan, antara lain: nama satuan pendidikan, isyarat satuan pendidikan, alamat, NPSN, kurikulum, nama kepala satuan pendidikan, status, serta jenis satuan pendidikan, akreditasi, dan lain-lain;

5. NPSN adalah Nomor Pokok Sekolah Nasional yang ditetapkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (PUSDATIN) Kemdikbud. NPSN menjadi syarat bagi satuan pendidikan yang melaksanakan AN;

6. NISN yaitu Nomor Induk Siswa Nasional yang ditetapkan oleh PUSDATIN Kemdikbud. NISN menjadi syarat bagi peserta bimbing yang mengikuti AN;

7. DAPODIK adalah data pokok pendidikan untuk jenjang pendidikan dasar dan menengah serta kesetaraan ialah sistem penjaringan data pokok pendidikan yang diatur oleh Setditjen PAUD Dikdasmen;

8. PDDATA yaitu laman (http://pd.data.kemdikbud.go.id) data peserta ajar digunakan selaku basis data kandidat akseptor AN yang telah diverifikasi dan divalidasi NISN dan diatur oleh PUSDATIN Kemdikbud;

9. EMIS yaitu metode pendataan pendidikan Islam di bawah Setditjen Pendidikan Islam, Kementerian Agama;

10. Biodata kandidat akseptor AN yaitu informasi perihal identitas penerima latih, antara lain: nama penerima didik, daerah dan tanggal lahir, nomor akseptor AN jenjang sebelumnya, NISN, kurikulum dan lain sebagainya;

11. Nomor Induk adalah Nomor Induk Peserta Didik (NIPD) pada satuan pendidikan yang bersangkutan sesuai dengan yang tercantum dalam buku induk satuan pendidikan

12. Impor Data yakni proses penarikan data peserta latih yang bersumber dari tata cara PD.DATA dilakukan pada sistem pendataan-AN

13. Verifikasi dan validasi yakni investigasi serta pernyataan kebenaran data calon penerima AN oleh satuan pendidikan;

14. Daftar Nominasi Sementara (DNS) yaitu daftar calon peserta AN yang dilakukan proses pemercontohan (sampling) untuk diverifikasi dan divalidasi;

15. Daftar Nominasi Tetap (DNT) yakni daftar peserta AN yang berasal dari Daftar Nominasi Sementara (DNS) dan sudah diberi nomor peserta Asesmen Nasional;

16. Petugas pengolah data yakni orang yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pejabat yang berwenang selaku pengurus data AN;

17. Hak akses yaitu kewenangan mengganti dan atau memanfaatkan data cuma untuk kepentingan AN;

18. Laman manajemen AKM adalah sarana untuk mengorganisir teknis pelaksanaan AN berbasis komputer.

 

Ditegaskan dalam Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional (AN) Tahun Pelajaran 2020/2021, bahwa Petugas Pendataan-AN Tingkat Satuan Pendidikan

1. Kepala satuan pendidikan memutuskan dan menugaskan personel pengelola data AN dalam kepanitiaan pendataan-AN tingkat satuan pendidikan;

2. Tugas dan kewajiban petugas pendataan-AN di tingkat Satuan Pendidikan:

a. Melakukan pemutakhiran data satuan pendidikan dan data peserta didiknya secara daring/online sesuai prosedur DAPODIK/EMIS dan VER-VAL PD;

b. Mengimpor data peserta didik pada laman pendataan-AN;

c. Menerima lembar DNS dari Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau kantor Cabang Dinas pendidikan provinsi untuk diverifikasi dan dimutakhirkan (bila terdapat perbaikan data); Verifikasi dilaksanakan pada nama peserta asuh, daerah lahir, tanggal lahir, NISN, dan indentitas lainnya

d. Menyerahkan data hasil verifikasi DNS yang telah disahkan dan ditandatangani oleh Kepala satuan pendidikan ke Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau kantor Cabang Dinas pendidikan provinsi;

e. Menerima DNT dari Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten atau kantor Cabang Dinas pendidikan provinsi;

f. Mengelola data AN satuan pendidikan untuk keperluan AN.

Menurut Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta AN (Asesmen Nasional) Tahun Pelajaran 2020/2021, Mekanisme Pendataan

1. Dinas Pendidikan Provinsi serta Cabang Dinas bareng Kanwil Kemenag mengorganisir data satuan pendidikan SMA/MA, SMTK/ SMAK, Utama WP, SMK/MAK, dan SLB.

2. Dinas Pendidikan Kota/Kabupaten dan Kantor Kemenag Kota/ Kabupaten mengelola data satuan pendidikan Sekolah Dasar/MI, SDTK, Adi WP, SMP/MTs, Madyama WP, Paket B/Wustha, Paket C/Ulya, Pondok Pesantren Salafiyah, dan SMPTK

3. Pendataan jenjang Sekolah Dasar, SDTK, Adi WP, Paket A, Sekolah Menengah Pertama, SMPTK, Madyama WP, Paket B, SMA, SMTK, Utama WP, SMAK, Paket C, SMK, dan SLB melalui DAPODIK PAUD DIKDASMEN.

4. Pendataan jenjang MI, MTs, MA, MAK, Ula, Wustha, Ulya dan Pondok Pesantren Salafiyah melalui EMIS.

5. Pondok Pesantren yang menyelenggarakan pendidikan kesetaraan dengan ijin pendirian dari Dinas Pendidikan didata lewat DAPODIK PAUD DIKDASMEN, sedangkan Pondok Pesantren dengan ijin pendirian dari Kementerian Agama didata lewat EMIS.

6. Pengelola pendataan-AN tingkat Provinsi/Kota/Kabupaten melaksanakan verifikasi dan pemutakhiran data NPSN.

7. Data Calon Peserta AN berasal dari data peserta bimbing Sekolah/Madrasah dan SKB/PKBM/Pondok Pesantren sebagaimana tercantum pada laman pd.data.kemdikbud.go.id.

8. Proses impor data peserta acara PAKET yang forum pendidikannya terdapat Paket A, Paket B, dan Paket C dapat dikerjakan sekali impor data.

9. Proses impor data akseptor siswa SLB yang sekolahnya memiliki jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB mampu dikerjakan sekali impor data.

10. Perbaikan data akseptor didik dijalankan pada ketika proses registrasi calon penerima AN lewat mekanisme Verval PD untuk nama peserta latih, tempat lahir, tanggal lahir, dan NISN atau Dapodik/EMIS untuk indentitas yang lain (kurikulum, program studi/kompetensi kemampuan, kode penerima jenjang sebelumnya, Agama, jenis kebutuhan khusus).

Adapun laman pendataan calon peserta AN.

Portal Pendataan Asesmen Nasional http://bioportal.kemdikbud.go.id

SD dan MI http://biosd.kemdikbud.go.id

Sekolah Menengah Pertama, MTs, dan SMPTK http://biosmp.kemdikbud.go.id

SMA, MA, SMAK, dan SMTK http://biosma.kemdikbud.go.id

SMK dan MAK http://biosmk.kemdikbud.go.id

Paket A/B/C/ dan Ula/Wustha/Ulya http://biopaket.kemdikbud.go.id

SDLB, SMPLB, dan SMALB http://bioslb.kemdikbud.go.id

 

Selengkapnya silahkan download Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional (AN) Tahun Pelajaran 2020/2021, melalui link di bawah ini.

Link download Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta AN Tahun Pelajaran 2020/2021 (disini)

Demikian gosip ihwal Petunjuk Teknis (Juknis) Pendataan Calon Peserta Asesmen Nasional (AN) Tahun Pelajaran 2020/2021. Semoga ada keuntungannya, terima kasih.

= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *