Juknis Tunjangan Pemerintah BerbentukSubsidi Gaji/Upah (Bsu-Blt) Bagi Pekerja / Buruh Rp. 600 Ribu Perbulan

Posted on
 Juknis penyaluran Bantuan Pemerintah berupa subsidi Gaji JUKNIS BANTUAN PEMERINTAH BERUPA SUBSIDI GAJI/UPAH (BSU-BLT) BAGI PEKERJA / BURUH Rp. 600 RIBU PERBULAN

Diktum Kesatu Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Nomor 4/845/HK/00/VIII/2020 wacana Petunjuk  Teknis (Juknis) penyaluran Bantuan Pemerintah berupa subsidi Gaji/Upah (BSU – BLT) Bagi Pekerja / Buruh dalam Penangan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menyatakan bahwa Petunjuk Teknis Penyaluran Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh Dalam Penanganan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) yang selanjutnya disebut Petunjuk Teknis sebagaimana tercantum dalani Lampiran dan merupakan bab yang tidak dapat dipisahkan dan Keputusan ini.
Diktum Kedua menyatakan bahwa Petunjuk Teknis sebagaimana dimaksud dalam Diktum KESATU ialah acuan dalam pelaksanaan bantuan santunan pemenintah berupa subsidi honor/upah bagi pekerja/buruh dalam rangka penanganan dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
Diktum Ketiga menyatakan bahwa Segala biaya yang muncul akibat ditetapkannya KeputusanDirektur Jenderal mi dibebankan terhadap Daftar IsianPelaksanaan Anggaran Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Nomor SP DIPA-026.05.1.451270/2020.
Dalam Petunjuk  Teknis (Juknis) penyaluran Bantuan Pemerintah BLT berbentuksubsidi Gaji/Upah (BSU) Bagi Pekerja / Buruh, dinyatakan bahwa Bantuan Pemerintah yang diberikan berupa subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh dalam bentuk uang. Adapun Kriteria atau tolok ukur Penerima Bantuan Pemerintah yakni:
1. warga negara Indonesia yang dibuktikan dengan nomor induk kependudukan;
2. terdaftar sebagai penerima aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan;
3. Pekerja/Buruh akseptor Gaji/Upah;
4. kepesertaan hingga dengan bulan Juni 2020;
5. akseptor aktif acara jaminan sosial ketenagakerjaan yang mengeluarkan uang iuran dengan besaran iuran yang dijumlah menurut Gaji/Upah di bawah Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai Gaji/Upah terakhir yang dilaporkan oleh Pemberi Kerja terhadap BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan; dan 6. mempunyai rekening bank yang aktif.
Berdasar Tata Cara Penyaluran Dana Bantuan Pemerintah berdasarkan petunjuk  teknis (Juknis) penyaluran Bantuan Pemerintah BLT berupa subsidi Gaji/Upah (BSU) Bagi Pekerja / Buruh, dinyatakan bahwa  Penyaluran dana Bantuan Pemerintah dilaksanakan lewat Bank Penyalur. Bank Penyalur terdiri atas:
a. PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk;
b. PT. Bank Rakvat Indonesia (Persero) Tbk;
c. PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk; dan
d. PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
Ditegaskan dalam epilog Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Nomor 4/845/HK/00/VIII/2020 perihal Petunjuk  Teknis (Juknis) Penyaluran Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) Kepada Pekerja/Buruh, bahwa Petunjuk Teknis mi diharapkan dapat diketahui dan dilakukan oleh semua pihak yang terkait. Keberadaan Petunjuk Teknis ini sekaligus berperan sebagai dokumen yang tidak terpisahkan dalam bantuan Bantuan Pemerintah berbentuksubsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh. Semoga dengan adanya Petunjuk Teknis mi akan menawarkan ruang yang lebih luas terhadap pihakpihak terkait untuk Iebih saling bersinergi dalam derma Bantuan Pemerintah berupa subsidi Gaji/Upah terhadap Pekerja/Buruh.


Link download Petunjuk  Teknis (Juknis) Penyaluran Bantuan Pemerintah BLT – BSU Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja / Buruh (disini)
Demikian isu wacana Petunjuk  Teknis (Juknis) Penyaluran Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah (BSU) Bagi Pekerja / Buruh dalam Penangan Dampak Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Semoga ada manfaatnya.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *