Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2020 Keamanan Pesepeda Di Jalan

Posted on

 diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal  PERATURAN MENTERI PERHUBUNGAN NOMOR 59 TAHUN 2020 KESELAMATAN PESEPEDA DI JALAN

Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan, diterbitkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 111 dan Pasal 122 Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan serta mewujudkan tertib berlalu lintas dan menjamin keselamatan penggunaan sepeda di jalan.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan, dinyatakan bahwa Sepeda yang beroperasi di Jalan harus menyanggupi tolok ukur keamanan mencakup spakbor; bel; metode rem; lampu; alat pemantul cahaya berwarna merah; alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning; dan pedal.

·          Spakbor sepeda harus menyanggupi tolok ukur mampu menghemat percikan air ke arah belakang; dan memiliki lebar paling sedikit sama dengan telapak ban. Penggunaan spakbor dikecualikan untuk Sepeda balap, Sepeda gunung, dan jenis Sepeda lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

·          Bel merupakan alat yang menghasilkan bunyi yangdapat bersumber dari listrik atau getaran dan harus berfungsi dengan baik.

·          Sistem rem ialah sebuah rangkaian yang terdapat pada Sepeda untuk memperlambat atau menghentikan laju Sepeda dan mesti berfungsi dengan baik. Rem paling sedikit dipasang pada roda aktivis Sepeda sesuai dengan besarnya beban.

·          Lampu ialah alat atau piranti yang memancarkan cahaya yang dapat dipasang secara permanen atau semen tara pada bab belakang dan depan Sepeda.

·          Alat pemantul cahaya berwarna merah dipasang di antara rak bagasi dan spakbor pada ketinggian 35 cm (tiga puluh lima sentimeter) sampai dengan 90 cm (sembilan puluh sentimeter) di atas permukaan Jalan atau di bawah sadel. Alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning dipasang pada jari-jari Sepeda di kedua segi roda.

·          Penggunaan lampu dan alat pemantul cahaya dipasang pada malam hari dan kondisi tertentu, seperti keadaan jarak pandang terbatas karena gelap; hujan lebat; terowongan; dan/ atau kabut.

Pedal merupakan pijakan kaki yang digunakan sebagai alat kayuh untuk menggerakan laju Sepeda. Pedal dilengkapi dengan alat pemantul cahaya berwarna merah atau kuning pada bagian atas dan bab bawah permukaan pedal.

Ditegaskan dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan, bahwa selain tolok ukur keamanan, Sepeda yang dioperasikan di Jalan mesti menurut Standar Nasional Indonesia. Standar Nasional Indonesia dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-usul.

Pada keadaan malam hari, pesepeda menyalakan lampu dan menggunakan pakaian dan/ atau atribut yang mampu memantulkan cahaya; Pesepeda yang akan berbelok, berhenti, atau berbalik arah harus memperhatikan situasi kemudian lintas di depan, di samping, dan di belakang Sepeda serta menawarkan tanda berupa isyarat tangan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan, pesepeda yang berkendara di Jalan dihentikan untuk:

a. dengan sengaja membiarkan Sepeda ditarik oleh kendaraan bermotor dengan kecepatan yang membahayakan keselamatan;

b. mengangkut penumpang, kecuali Sepeda dilengkapi dengan kawasan duduk penumpang di bagian belakang Sepeda;

c. menggunakan a tau mengoperasikan perangkat elektronika seluler ketika berkendara, kecuali dengan memakai piranti dengar;

d. menggunakan payung saat berkendara;

e. berdam ping an dengan kendaraan lain, kecuali ditentukan lain oleh Rambu Lalu Lintas; atau

f. berkendara dengan berjajar lebih dari 2 (dua) Sepeda.

Selengkapnya silahkan download Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan, lewat link dowload di bawah ini.

Link download Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan (disini)

Demikian informasi perihal Peraturan Menteri Perhubungan (PM) Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan Semoga ada manfaatnya, terima kasih.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *