Permenpan Rb Nomor 61 Tahun 2020 Ihwal Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan

Posted on

 Tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan PERMENPAN RB NOMOR 61 TAHUN 2020 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL SURVEYOR PEMETAAN

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 61 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Permenpan Nomor 27 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan, diterbitkan dengan usulanbahwa Permenpan RB Nomor 27 Tahun 2020 wacana Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan perlu dijalankan penyempurnaan semoga lebih memperlihatkan kepastian aturan terhadap pengembangan karier dan kenaikan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil yang memiliki ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, dan wewenang di bidang penyelenggaraan info geospasial, training penyelenggaraan gosip geospasial, dan pembangunan infrastruktur gosip geospasial, sehingga perlu diubah.

Dalam Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 61 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan, dinyatakan bahwa beberapa ketentuan dalam Permenpan RB Nomor 27 Tahun 2020 tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 469) diubah selaku berikut: Ketentuan ayat (2) Pasal 8 diubah, sehingga Pasal 8 berbunyi selaku berikut:

 

Uraian kegiatan tugas Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan Kategori Keterampilan sesuai dengan jenjang jabatannya, sebagai berikut:

a. Surveyor Pemetaan terampil, mencakup:

1. mempersiapkan dan menginventarisasi perlengkapan untuk pelaksanaan survei;

2. merencanakan dan menginventarisasi kemudahan operasional survei lapangan;

3. menyusun isyarat operasional survei lapangan;

4. melakukan penyempurnaan isyarat operasional survei lapangan;

5. melaksanakan pemeliharaan perlengkapan survei;

6. mengukur posisi, tinggi, dan sudut dengan alat sederhana berupa global navigation satellite system tipe navigasi, barometrik, dan kompas;

7. mengukur posisi atau tinggi dengan alat ukur sudut dan jarak;

8. mengukur posisi dengan alat ukur global navigation satellite system tipe geodetik;

9. mengukur posisi dengan alat ukur global navigation satellite system tipe geodetik untuk pemetaan dan rekayasa;

10. membangun pilar jaring kontrol;

11. mengukur data geospasial tematik darat;

12. mengukur dan menghimpun data persil pertanahan;

13. melakukan pengecekan lapangan dan toponim;

14. menyusun deskripsi lokasi atau posisi objek survei;

15. mengukur pasang surut maritim;

16. mengukur arus laut;

17. mengukur gelombang bahari;

18. menghimpun sampel air bahari;

19. mengukur dan menghimpun sampel sedimen permukaan dasar perairan;

20. mengukur parameter oseanografi;

21. mengukur data geospasial tematik maritim;

22. melakukan pemasangan titik kendali lapangan (premark) untuk foto udara dan citra satelit;

23. melaksanakan pemasangan titik kendali lapangan (sudut pemantul) untuk akuisisi data synthetic aperture radar;

24. mengunduh data penginderaan jauh secara konvensional per scene;

25. melaksanakan konversi data geospasial analog menjadi digital;

26. melaksanakan pengukuran data tematik sederhana;

27. mengunggah data spasial dalam basis data;

28. menggambar hasil observasi survei;

29. menyusun daftar data sekunder kewilayahan;

30. menyebarluaskan hasil penyelenggaraan berita geospasial melalui media massa internal;

31. melakukan layanan penyiapan data untuk penyebarluasan data dan berita geospasial;

32. mendokumentasikan aktivitas penyusunan rumusan kebijakan gosip geospasial; dan

33. mendokumentasikan acara penyusunan rumusan kriteria berita geospasial;

 

b. Surveyor Pemetaan ahli, mencakup:

1. menyusun planning teknis pelaksanaan survei lapangan;

2. melaksanakan uji kelayakan perlengkapan survei;

3. melakukan pemeliharaan peralatan stasiun di lapangan;

4. mengukur tinggi dengan alat ukur sipat datar;

5. melakukan pengukuran stakeout dengan alat ukur sudut dan jarak;

6. melaksanakan pengukuran stakeout dengan alat ukur global navigation satellite system tipe geodetik;

7. mengukur meteorologi bahari;

8. melakukan survei kelengkapan dan cek lapangan;

9. melakukan pemotretan fotogrametri terestrial;

10. melakukan pengukuran titik kendali lapangan (post marking) ground control point/independent control point;

11. melakukan pengukuran spektrometri lapangan untuk menyusun spectral library;

12. melaksanakan pengumpulan data untuk keperluan ground truthing;

13. melakukan konversi format data geospasial digital;

14. menghimpun data geospasial tematik sekunder;

15. melakukan pengumpulan data geospasial perhiasan lewat kajian statistik;

16. melaksanakan pengamatan survei tematik sederhana;

17. menyusun petak ukur atau denah pada lokasi sampling;

18. mengkalkulasikan tinggi dari data sipat datar;

19. mengkalkulasikan luas bidang hasil pengukuran;

20. mengolah data detail situasi;

21. mengolah data hasil survei toponim;

22. menjumlah volume hasil pengukuran;

23. melaksanakan pengolahan data trajectory;

24. melakukan prapengolahan data pemotretan udara;

25. melakukan penjabaran point cloud;

26. melakukan editing pembagian terstruktur mengenai point cloud;

27. melakukan pembuatan intensity image;

28. melaksanakan stereoplotting;

29. menyusun mosaik citra digital;

30. melakukan penjabaran digital multispektral tak terselia;

31. melaksanakan pembagian terstruktur mengenai digital multispektral terselia;

32. melakukan penajaman gambaran optik untuk interpretasi visual;

33. melaksanakan interpretasi visual citra untuk epilog, penggunaan lahan, atau tema tertentu;

34. mengintegrasikan data spasial dengan data nonspasial;

35. melakukan overlay untuk pembuatan peta sintesis;

36. melaksanakan konversi metadata spasial antarstandar;

37. menyajikan data hasil survei dan pemetaan secara sederhana;

38. melakukan pembuatan data geospasial tematik primer;

39. melakukan pembuatan data geospasial tematik sekunder;

40. melaksanakan pengolahan data observasi survei tematik sederhana;

41. menyusun template gosip geospasial sesuai template yang telah disiapkan oleh kartografer;

42. menyusun daftar produk gosip geospasial kewilayahan;

43. menyebarluaskan hasil penyelenggaraan berita geospasial lewat media massa internal;

44. menawarkan layanan berita penyelenggaraan berita geospasial sederhana; dan

45. menyusun petunjuk pelaksanaan pengumpulan data dan berita geospasial;

 

c. Surveyor Pemetaan penyelia, meliputi:

1. menyusun planning survei lapangan;

2. menyusun isyarat penilaian data lapangan;

3. menyusun aliran pengecekan atau pemeliharaan perlengkapan survei;

4. melakukan survei pendahuluan;

5. melakukan monitoring data stasiun

continuously operating reference station;

6. melakukan monitoring stasiun pasang surut permanen;

7. mengukur kedalaman bahari dengan single beam echosounder;

8. melakukan kenali titik kendali lapangan (post mark) untuk foto udara dan/atau gambaran satelit;

9. melakukan kalibrasi geometri kamera udara;

10. melaksanakan pemotretan foto udara;

11. melakukan pemindaian laser udara;

12. melaksanakan pemotretan foto udara dengan pesawat nirawak;

13. menyusun katalog gambaran;

14. melaksanakan visualisasi komposit citra optik sebagai dasar interpretasi visual;

15. melakukan konversi format penyimpanan data;

16. melakukan koreksi radiometrik inisial pada gambaran optik;

17. melakukan koreksi geometrik citra;

18. melaksanakan koreksi atmosferik inisial pada gambaran optik;

19. melaksanakan penegakan (orthorectification) gambaran penginderaan jauh;

20. melakukan identifikasi dan kompilasi data spasial dan/atau nonspasial;

21. melakukan identifikasi dan kompilasi metadata survei dan pemetaan;

22. melakukan identifikasi dan kompilasi data geospasial dan isu geospasial untuk dipublikasikan;

23. mengumpulkan data geospasial tematik primer;

24. menyusun rancangan layout lokasi sampling;

25. menghitung posisi atau tinggi dari data ukuran sudut dan jarak;

26. menghitung posisi tiga dimensi dari data ukuran global navigation satellite system tipe geodetik sederhana;

27. melakukan pembuatan triangulasi udara;

28. melakukan pembuatan data radiometri;

29. melakukan pembuatan data hasil pemotretan terestrial;

30. melaksanakan pembuatan data synthetic aperture radar untuk menciptakan orthorectified radar image;

31. melakukan pembuatan data pemotretan udara pesawat nirawak memakai teknik fotogrametri structure from motion;

32. melakukan penegakan (orthorectification);

33. melakukan pembentukan digital elevation versi;

34. melaksanakan pembentukan kontur dan spot height;

35. melaksanakan editing hasil pembuatan data fotogrametri;

36. melaksanakan pendefinisian metode koordinat peta;

37. melaksanakan penyusunan metadata data dan isu geospasial sesuai persyaratan;

38. melaksanakan transformasi metode koordinat;

39. menyusun peta kerangka untuk gosip geospasial tematik;

40. membangun basis data kartografi;

41. menyusun peta citra;

42. menyebarluaskan hasil penyelenggaraan berita geospasial lewat media massa internal;

43. melaksanakan pengecekan mutu data hasil survei lapangan;

44. melaksanakan pengecekan mutu hasil pembuatan data;

45. melakukan pengecekan hasil penyuguhan data;

46. melakukan asistensi penyelenggaraan gosip geospasial;

47. melaksanakan pendampingan pribadi kegiatan survei lapangan;

48. melaksanakan pendampingan pribadi acara pemetaan;

49. melakukan asistensi pemanfaatan gosip geospasial;

50. melakukan pendampingan langsung kegiatan pemanfaatan gosip geospasial;

51. melakukan monitoring simpul jaringan;

52. menyusun isyarat pelaksanaan pembuatan data dan isu geospasial; 53. menyusun petunjuk pelaksanaan penyimpanan dan pengawalan data dan info geospasial;

54. menyusun petunjuk pelaksanaan penyebarluasan data dan informasi geospasial; dan

55. menyusun isyarat pelaksanaan penjaminan kualitas data dan informasi geospasial.

 

Uraian aktivitas tugas Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan Kategori Keahlian sesuai dengan jenjang jabatannya, sebagai berikut:

a. Surveyor Pemetaan andal pertama meliputi:

1. melakukan survei pendahuluan;

2. melakukan uji kelayakan alat survei kompleks;

3. melaksanakan pemeliharaan perlengkapan survei kompleks di laboratorium;

4. melakukan instalasi stasiun continuously operating reference station;

5. melakukan instalasi stasiun pasang surut permanen;

6. menganalisis rincian engineering design;

7. melaksanakan pemindaian laser secara terestris;

8. melaksanakan survei terestris untuk garis pantai;

9. mengukur posisi dengan alat ukur global navigation satellite system tipe geodetik untuk kebutuhan geodinamika dan jaring kontrol geodesi nasional;

10. mengukur posisi dengan alat ukur global navigation satellite system tipe geodetik untuk pemetaan dan rekayasa;

11. melakukan survei toponim;

12. melaksanakan kompilasi data continuously operating reference station;

13. mengukur gaya berat terestris;

14. mengukur terestrial total station;

15. melakukan survei perekaman data geospasial tematik pada suatu titik;

16. melakukan survei perekaman data geospasial tematik pada sebuah jalur;

17. mengukur kedalaman perairan dengan alat perekam data kedalaman berbentukpoint cloud;

18. mengukur medan magnet perairan dengan magnetometer;

19. mengukur profil dasar maritim dengan perangkat sub-bottom profiler;

20. melaksanakan perekaman data seismik di perairan;

21. mengukur posisi di bawah laut;

22. melaksanakan kenali titik kendali lapangan (post mark) untuk foto udara dan/atau gambaran satelit;

23. menganalisis kalibrasi geometri kamera udara;

24. menganalisis hasil pemotretan udara;

25. menganalisis hasil pemindaian laser udara;

26. menganalisis hasil pemotretan udara dengan pesawat nirawak;

27. menganalisis hasil pemotretan fotogrametri terestrial;

28. menganalisis hasil prapengolahan data pemotretan udara;

29. menganalisis hasil pemasangan titik kendali lapangan (premark) untuk foto udara dan gambaran satelit;

30. menganalisis hasil pemasangan titik kendali lapangan (sudut pemantul) untuk akuisisi data synthetic aperture radar;

31. melaksanakan interpretasi objek fisik;

32. melakukan analisa hasil pengukuran titik kontrol lapangan (post marking) ground control point/independent control point;

33. mengidentifikasi dan mengumpulkan data penginderaan jauh;

34. melaksanakan pengukuran spektrometri lapangan;

35. menganalisis hasil visualisasi komposit citra optik sebagai dasar interpretasi visual;

36. menganalisis hasil koreksi radiometrik inisial pada citra optik;

37. menganalisis hasil koreksi geometrik citra;

38. menganalisis hasil koreksi atmosferik inisial pada citra optik;

39. menganalisis hasil identifikasi dan kompilasi data spasial dan/atau nonspasial untuk survei atau pemetaan berupa tabular, vektor, atau citra;

40. menganalisis hasil kenali dan kompilasi metadata survei dan pemetaan;

41. menganalisis hasil identifikasi dan kompilasi data geospasial dan info geospasial untuk dipublikasikan;

42. mengumpulkan data geospasial tematik tertentu;

43. mengkalkulasikan volume hasil pengukuran survei terestris;

44. mengolah baseline dari data ukuran global navigation satellite system tipe geodetik untuk penentuan metode referensi geospasial Indonesia, datum, atau geodinamika;

45. mengolah posisi tiga dimensi dari data ukuran global navigation satellite system tipe geodetik untuk keperluan pemetaan dan rekayasa;

46. menghitung data gaya berat terestris;

47. mengolah data anomali gaya berat;

48. mengolah data stasiun pasang surut permanen;

49. mengkalkulasikan datum pasang surut;

50. mengolah data toponim;

51. menyusun gasetir;

52. mengolah data ground penetrating radar;

53. mengolah data seismik;

54. mengolah data hasil survei terestris untuk garis pantai;

55. menganalisis data single beam echosounder;

56. melakukan koreksi data single beam echosounder dengan data pasang surut;

57. menganalisis data pasang surut;

58. menganalisis data arus laut;

59. menganalisis data sifat fisik air bahari;

60. menganalisis data fitur dasar laut dari data backscatter multi beam echosounder atau side scan sonar;

61. menganalisis data fitur bawah dasar maritim

dari data seismik atau sub-bottom profiler;

62. menganalisis data gelombang;

63. menganalisis data meteorologi maritim;

64. menganalisis data sedimen dasar perairan;

65. membangun kontur kedalaman dan/atau garis pantai dari data digital terrain model;

66. membangun area kedalaman dari data kontur kedalaman dan garis pantai untuk peta dasar;

67. menganalisis dan menyusun data titik kedalaman untuk peta dasar;

68. menganalisis dan menyusun data penutup lahan dasar bahari (seabed cover);

69. menganalisis dan menyusun foot of slope menggunakan data kedalaman;

70. menganalisis dan menyusun delimitasi batas bahari;

71. menganalisis hasil pengolahan data radiometri;

72. menganalisis hasil pengolahan data trajectory;

73. menganalisis hasil strip adjustment;

74. menganalisis triangulasi udara;

75. menganalisis hasil penjabaran point cloud;

76. menganalisis hasil pengerjaan intensity image;

77. menganalisis hasil orthorektifikasi;

78. menganalisis hasil pembentukan digital elevation versi;

79. menganalisis hasil pembentukan kontur dan spot height;

80. menganalisis hasil pembentukan digital elevation versi dan ortofoto;

81. menganalisis hasil pembuatan data hasil pemotretan foto udara;

82. menganalisis hasil pengolahan data hasil pemotretan terestrial;

83. menganalisis hasil pembuatan data pemotretan udara pesawat nirawak memakai teknik fotogrametri structure from motion;

84. melakukan pembuatan dan analisa digital elevation versi dari data synthetic aperture radar;

85. melaksanakan pengolahan dan analisa orthorectified radar image dari data synthetic aperture radar;

86. melaksanakan penegakan (orthorectification) gambaran penginderaan jauh;

87. melakukan klasifikasi digital multispektral;

88. melakukan fusi pada gambaran;

89. menyusun spectral library;

90. melaksanakan pra-pemrosesan radiometrik lanjut;

91. melaksanakan transformasi spektral;

92. melaksanakan pengolahan ground truthing;

93. melaksanakan segmentasi citra berbasis objek;

94. melakukan pengolahan citra hiperspektral;

95. melaksanakan ekstraksi otomatis gosip data penginderaan jauh;

96. melaksanakan ekstraksi berita data penginderaan jauh secara visual (manual);

97. menganalisis data penginderaan jauh untuk pembentukan data garis pantai;

98. melakukan pendefinisian tata cara koordinat data geospasial dan informasi geospasial;

99. melakukan analisis integrasi data spasial dan data nonspasial;

100. melakukan analisis konversi antar format file penyimpanan data geospasial dan informasi geospasial;

101. melaksanakan analisis proses editing (perubahan) data geospasial dan/atau berita geospasial;

102. melakukan analisis transformasi sistem koordinat data geospasial dan/atau berita geospasial;

103. melakukan penyusunan metadata data geospasial dan/atau isu geospasial sesuai tolok ukur;

104. menganalisis dan memelihara basis data spasial;

105. melaksanakan migrasi antar basis data spasial;

106. melaksanakan proses konversi metadata spasial antar persyaratan;

107. melaksanakan analisis spasial tingkat dasar;

108. menyusun kriteria rule topology;

109. menganalisis hasil overlay untuk pembuatan peta sintesis;

110. menganalisis hasil generalisasi info geospasial;

111. melaksanakan verifikasi isu geospasial tematik;

112. melaksanakan reviu informasi geospasial tematik dalam proses integrasi;

113. menganalisis gosip geospasial tematik tingkat dasar;

114. menyusun layout data dan info geospasial untuk dipublikasikan selaku layanan tata cara gosip dan/atau media lain;

115. menyusun simbol kartografi;

116. menyusun rancangan layout peta secara kartografi;

117. menyusun struktur kerangka (outline) atlas;

118. menyusun narasi atlas terintegrasi dengan grafis;

119. menyusun atlas dalam bentuk buku (hardcopy-book);

120. menyusun peta bidang tanah;

121. menghitung nilai deklinasi magnetik peta;

122. melaksanakan pembuatan peta situasi;

123. melakukan pengunggahan data dan isu geospasial dalam katalog berbasis file;

124. mengelola penyimpanan hardcopy/fisik data geospasial dan gosip geospasial;

125. menyusun rancangan katalog data geospasial dan info geospasial;

126. melaksanakan pemeliharaan basis data geospasial;

127. menawarkan pelayanan terkait informasi geospasial semi rincian;

128. melakukan pengelolaan pengguna dan pengaturan otorisasi hak akses;

129. melaksanakan supervisi/pengawasan kegiatan pengumpulan data geospasial;

130. melaksanakan asistensi aktivitas pengumpulan data geospasial dan informasi geospasial tematik;

131. menyunting dokumen rancangan kriteria bidang berita geopasial;

132. menyiapkan materi konferensi teknis;

133. membangun aplikasi metode berita geografis berbasis web, desktop, atau mobile; dan

134. mengorganisir aplikasi sistem berita geografis berbasis web, desktop, atau mobile;

 

b. Surveyor Pemetaan mahir muda, meliputi:

1. menyusun rencana kerja pelaksanaan pengumpulan data geospasial;

2. menyusun rencana kerja pelaksanaan pengolahan data geospasial;

3. menyusun rencana kerja pelaksanaan penyimpanan dan penyebarluasan gosip geospasial;

4. mengukur gaya berat airborne;

5. melakukan kompilasi data untuk pembangunan versi geoid;

6. melakukan kompilasi data untuk pembangunan versi deformasi;

7. melaksanakan kompilasi data untuk pembangunan versi pasang surut;

8. menyusun jalur pemeruman single beam echo sounder dan/atau multi beam echosounder;

9. menyusun jalur terbang pemotretan udara;

10. menyusun jalur terbang pemindaian laser udara;

11. menentukan denah struktur data atau basis data yang akan dipakai;

12. mengidentifikasi keperluan substansi pekerjaan gosip geospasial tematik;

13. mengolah koordinat tiga dimensi dari data baseline global navigation satellite system tipe geodetik untuk penentuan metode tumpuan geospasial Indonesia, datum, atau geodinamika;

14. mengolah time series dari data koordinat tiga dimensi global navigation satellite system tipe geodetik untuk penentuan metode referensi geospasial Indonesia, datum, atau geodinamika;

15. mengolah velocity dari data koordinat time series tiga dimensi global navigation satellite system tipe geodetik untuk penentuan metode acuan geospasial Indonesia, datum, atau geodinamika;

16. mengolah pergantian posisi titik dari data koordinat tiga dimensi global navigation satellite system tipe geodetik untuk penentuan tata cara tumpuan geospasial Indonesia, datum, atau geodinamika;

17. mengolah data gaya berat airborne;

18. membangun versi geoid;

19. membangun model deformasi;

20. membangun model pasang surut;

21. melaksanakan penelaahan data toponim;

22. mengolah data magnet bumi;

23. mengolah data geolistrik;

24. memeriksa berita hasil pengolahan data geolistrik;

25. mengecek gosip dari hasil pembuatan data ground penetrating radar;

26. menganalisa berita penampang seismik hasil pengolahan data seismik;

27. menganalisis data kedalaman dengan multi beam echosounder;

28. melaksanakan koreksi data multi beam echosounder dengan data pasang surut dan sound velocity profiler;

29. membangun digital terrain versi dari data kedalaman;

30. melakukan pengolahan citra penginderaan jauh multitemporal;

31. melaksanakan analisa interferometri data synthetic aperture radar;

32. melaksanakan pemodelan spasial berbasis gambaran;

33. menganalisis data penginderaan jauh optik untuk batimetri;

34. melaksanakan analisis spasial tingkat lanjut;

35. melaksanakan pengolahan data tematik tertentu;

36. menganalisis gosip geospasial tematik tingkat lanjut;

37. menyusun informasi geospasial tematik sintetik;

38. menyusun peta atau atlas interaktif dalam media tertentu;

39. menyusun peta tiga dimensi isu geospasial;

40. melakukan editing dan generalisasi peta secara kartografi;

41. menyusun peta dasar;

42. menyusun peta tematik;

43. melaksanakan pengamanan data dan info geospasial;

44. menyusun model atau skema basis data geopasial;

45. menyusun skema aplikasi data geospasial dan informasi geopasial;

46. menyusun metadata data geospasial dan/atau isu geopasial secara lengkap;

47. menyebarluaskan gosip geospasial lewat media massa nasional;

48. menunjukkan pelayanan terkait berita geospasial rincian;

49. memperlihatkan jasa konsultasi terkait berita geospasial sederhana;

50. melakukan supervisi/pengawasan aktivitas pengolahan data geospasial;

51. melakukan supervisi/pengawasan aktivitas penyimpanan dan penjagaan data geopasial dan informasi geospasial;

52. melaksanakan supervisi/pengawasan kegiatan penyebarluasan data geospasial dan berita geopasial;

53. melaksanakan supervisi/pengawasan kegiatan pengembangan infrastruktur penyelenggaraan info geopasial;

54. melakukan kontrol dan penilaian kualitas data hasil survei terestris;

55. melaksanakan kendali dan penilaian mutu data hasil survei hidrografi;

56. melaksanakan kontrol dan evaluasi mutu data hasil survei garis pantai;

57. melaksanakan kontrol dan penilaian mutu data hasil survei toponim;

58. melakukan kendali dan evaluasi mutu data geospasial fotogrametri;

59. melaksanakan kontrol dan evaluasi mutu data geospasial penginderaan jauh;

60. melaksanakan kendali dan penilaian kualitas data geospasial dan informasi geospasial dalam sistem gosip geografis;

61. melaksanakan kendali dan penilaian kualitas kartografi;

62. melakukan kendali dan evaluasi kualitas produk berita geospasial tematik;

63. melakukan kontrol dan penilaian mutu pengembangan infrastruktur penyelenggaraan informasi geospasial;

64. melakukan asistensi kegiatan pembuatan data geospasial dan berita geospasial;

65. melakukan asistensi acara penyimpanan dan pengamanan data geospasial dan gosip geospasial;

66. melakukan asistensi aktivitas penyebarluasan informasi geospasial;

67. melaksanakan asistensi kegiatan pengembangan infrastruktur penyelenggaraan informasi geospasial;

68. melaksanakan tutorial teknis penyusunan administrasi risiko;

69. melaksanakan tutorial/pendampingan teknis penggunaan dan pemanfaatan info geospasial;

70. melakukan pelatihan teknis penggunaan dan pemanfaatan informasi geospasial;

71. melaksanakan monitoring kinerja simpul jaringan;

72. menyusun desain patokan bidang info geospasial;

73. mendesain desain dan arsitektur aplikasi metode isu geografis berbasis web, desktop, atau mobile;

74. membuatkan aplikasi metode info geografis;

75. melakukan pelatihan Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan;

76. melaksanakan administrasi penilaian Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan;

77. melaksanakan akreditasi forum penilaian kesesuaian bidang info geospasial sebagai assessor/in trainee;

78. melaksanakan akreditasi lembaga penilaian kesesuaian bidang gosip geospasial selaku observer;

79. menyusun kurikulum pendidikan dan training Surveyor Pemetaan cekatan; dan

80. menyusun rumusan Uji Kompetensi sumber daya insan gosip geospasial jenjang Surveyor Pemetaan Kategori Keterampilan;

 

c. Surveyor Pemetaan andal madya, mencakup:

1. menyusun rumusan planning program penyelenggaraan berita geospasial jangka menengah dan jangka panjang tingkat kementerian/lembaga dan/atau provinsi;

2. menyusun rumusan planning program penyelenggaraan informasi geospasial jangka menengah dan jangka panjang tingkat kabupaten/kota;

3. menyusun rumusan rencana kerja terkait penyelenggaraan info geospasial tahunan;

4. menelaah dan memeriksa capaian rencana kerja terkait penyelenggaraan gosip geospasial tahunan;

5. menyusun rencana kerja pelaksanaan pemanfaatan informasi geospasial;

6. menyusun planning kerja pelaksanaan pengembangan infrastruktur penyelenggaraan berita geospasial;

7. melaksanakan analisis dan penilaian keperluan pengelolaan dan penyimpanan data dan isu geospasial;

8. menyusun kajian data development dalam penyelenggaraan info geospasial;

9. menyusun kajian database operations management;

10. menyusun kajian data security management dalam penyelenggaraan gosip geospasial;

11. menyusun kajian data quality management dalam penyelenggaraan isu geospasial;

12. menyusun kajian reference and master data management dalam penyelenggaraan informasi geospasial;

13. menyusun kajian metadata management dalam penyelenggaraan isu geospasial;

14. menyusun kajian data warehousing and business intelligence management dalam penyelenggaraan informasi geospasial;

15. menyusun kajian document and content management dalam penyelenggaraan informasi geospasial;

16. menyebarluaskan informasi geospasial lewat media massa regional;

17. menunjukkan jasa konsultasi terkait informasi geospasial semi detail;

18. melaksanakan penjaminan kualitas produk data geospasial dasar;

19. melaksanakan penjaminan mutu produk data geospasial tematik;

20. melakukan penjaminan kualitas produk info geospasial dasar;

21. melakukan penjaminan kualitas produk berita geospasial tematik;

22. melakukan analisis dan pengembangan simpul jaringan;

23. melaksanakan asesmen kinerja infrastruktur isu geospasial;

24. melakukan asistensi kelembagaan berita geospasial;

25. menyusun kerangka teladan kerja penyelenggaraan isu geospasial;

26. melakukan reviu dokumen desain kriteria penyelenggaraan informasi geospasial;

27. menyusun instrumen dan pelaksanaan uji implementasi desain kriteria bidang informasi geospasial;

28. melaksanakan penerapan, pengawasan, dan pemeliharaan persyaratan isu geospasial;

29. melakukan penilaian penerapan patokan bidang info geospasial;

30. melakukan harmonisasi persyaratan bidang gosip geospasial;

31. menyusun kajian tata kelola teknologi dan isu dalam penyelenggaraan berita geospasial;

32. menyusun tutorial penilaian;

33. melaksanakan asesmen Uji Kompetensi;

34. menyusun rumusan rencana pengembangan kompetensi sumber daya insan berita geospasial pada kementerian/lembaga dan/atau pemerintah kawasan;

35. menyusun kurikulum pendidikan dan training jenjang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan Kategori Keahlian; dan

36. menyusun rumusan Uji Kompetensi sumber daya manusia isu geospasial jenjang Surveyor Pemetaan jago pertama dan muda;

 

d. Surveyor Pemetaan mahir utama, mencakup:

1. menyusun rumusan planning program penyelenggaraan informasi geospasial jangka menengah dan jangka panjang tingkat nasional;

2. menelaah dan mengecek implementasi rencana program penyelenggaraan informasi geospasial jangka menengah dan jangka panjang;

3. menyusun kajian data governance dalam penyelenggaraan berita geospasial;

4. menyebarluaskan info geospasial lewat media massa internasional;

5. menunjukkan jasa konsultasi terkait isu geospasial detail;

6. menyusun rumusan desain strategis dan pengelolaan regulasi penyelenggaraan info geospasial;

7. melakukan sinkronisasi dan integrasi kebijakan pemetaan terpadu nasional;

8. melaksanakan kajian permasalahan info geospasial lewat pendekatan inter, multi, dan transdisipliner;

9. melaksanakan analisis kebijakan pengembangan infrastruktur informasi geospasial;

10. menyusun dan mereviu sketsa, desain, kebijakan, keperluan, dan tumpuan teknis penyelenggaraan isu geospasial nasional;

11. melaksanakan pengembangan dan pembaharuan sistem atau sistem di bidang penyelenggaraan berita geospasial;

12. menerapkan teori, metode, atau tata cara baru dalam bidang penyelenggaraan informasi geospasial;

13. berbagi penemuan di bidang penyelenggaraan informasi geospasial;

14. mengkaji teknologi baru bidang penyelenggaraan berita geospasial;

15. menyebarkan dan menerapkan ilmu wawasan dan teknologi di bidang penyelenggaraan informasi geospasial;

16. melaksanakan kajian kepada perkembangan dan pemanfaatan info geospasial;

17. menyusun kajian data manajemen dalam penyelenggaraan berita geospasial;

18. menyusun kajian data management maturity dalam penyelenggaraan isu geospasial;

19. melaksanakan penyusunan dokumen perundingan internasional sumber daya insan isu geospasial;

20. menyusun rumusan rencana pengembangan kompetensi sumber daya manusia isu geospasial nasional; dan

21. menyusun rumusan Uji Kompetensi sumber daya manusia info geospasial jenjang Surveyor Pemetaan mahir madya dan utama.

 

Ditegaskan Permenpan RB Nomor 61 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan, bahwa dalam Surveyor Pemetaan Kategori Keterampilan yang melaksanakan aktivitas sebagaimana ketentuan di atas diberikan nilai Angka Kredit sebagaimana tercantum dalam Lampiran I yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Surveyor Pemetaan Kategori Keahlian yang melaksanakan aktivitas Ketentuan di atas juga diberikan nilai Angka Kredit sebagaimana tercantum dalam Lampiran II yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Menteri ini. Rincian acara peran Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) untuk setiap jenjang jabatan ditetapkan oleh Instansi Pembina.

Selengkapnya silahkan download Permenpan RB Nomor 61 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Permenpan Nomor 27 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan, melalui link yang tersedia di bawah ini.

Link download Permenpan RB Nomor 61 Tahun 2020 (disini)

Demikian berita perihal Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 61 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Permenpan Nomor 27 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Surveyor Pemetaan, semoga ada keuntungannya. Terima kasih.

= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *