Permenpan Rb Nomor 66 Tahun 2020 Ihwal Pengadaan Asn (Cpns Dan Pppk) Di Kemenpan Rb

Posted on

 

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi  PERMENPAN RB NOMOR 66 TAHUN 2020 TENTANG PENGADAAN ASN (CPNS DAN PPPK) DI KEMENPAN RB

Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), diterbitkan dengan pertimbangan a) bahwa untuk memenuhi keperluan Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang objektif, perlu mengadakan pengadaan Aparatur Sipil Negara berdasarkan metode merit; b) bahwa berdasarkan pendapatsebagaimana dimaksud dalam aksara a, perlu menetapkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi perihal Pengadaan Aparatur Sipil Negara di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

 

Dalam Permenpan RB Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan ASN di Kemenpan RB, dinyatakan bahwa Pengadaan ASN dikerjakan menurut prinsip terbuka, kompetitif, transparan, adil, objektif, higienis dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme, dan tidak dipungut biaya. Adapun Pengadaan ASN di Kementerian terdiri atas; pengadaan PNS, pengadaan PPPK, dan pengadaan PNS yang berasal dari Sekolah Kedinasan.

 

Dinyatakan dalam Permenpan RB Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan ASN di Kemenpan RB, bvahwa Pengadaan PNS ialah aktivitas untuk mengisi kebutuhan:

a. jabatan administrasi, khusus pada Jabatan Pelaksana;

b. jabatan fungsional keterampilan, khusus pada jabatan fungsional hebat pertama dan jabatan fungsional mahir muda;

c. jabatan fungsional keahlian, khusus pada jabatan fungsional pemula dan jabatan fungsional terampil.

Pengadaan di Kementerian menurut penetapan keperluan oleh Menteri. Penetapan keperluan diatur menurut ketentuan peraturan perundang-permintaan.

 

Ditegasikan dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), bahwa dalam rangka pelaksanaan pengadaan PNS di Kementerian, PPK membentuk dan memutuskan panitia seleksi pengadaan PNS Kementerian. Tahapan pengadaan PNS dikerjakan lewat:

a. penyusunan rencana;

b. pengumuman lowongan;

c. pelamaran;

d. seleksi;

e. pengumuman hasil seleksi;

f. pengangkatan sebagai calon PNS dan kala percobaan calon PNS; dan

g. pengangkatan menjadi PNS.

 

Ditegaskan dalam Permenpan RB Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan ASN (CPNS dan PPPK) di Kemenpan RB, bahwa setiap pelamar wajib memenuhi dan menyampaikan semua standar pelamaran yang tercantum dalam pengumuman. Setiap pelamar berhak untuk menemukan info wacana seleksi pengadaan PNS dari Kementerian. Berikutnya patokan untuk mendaftar menjadi CPNS di lingkungan Kemenpan:

a. berusia terendah 18 (delapan belas) tahun dan paling tinggi 35 (tiga puluh lima) tahun pada saat melamar;

b. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara menurut putusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap alasannya adalah melaksanakan tindak pidana dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun atau lebih;

c. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat selaku PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat selaku pegawai swasta;

d. tidak berkedudukan selaku calon PNS, PNS, tentara Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;

e. tidak menjadi anggota atau pengelola partai politik atau terlibat politik mudah;

f. mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai dengan standar Jabatan;

g. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar;

h. bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang diputuskan oleh Kementerian; dan

i. tolok ukur lain sesuai kebutuhan Jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

 

Berikutnya standar untuk mendaftar menjadi kandidat PPPK di lingkungan Kemenpan:

a. berusia terendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang mau dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-usul;

b. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah memiliki kekuatan aturan tetap alasannya adalah melaksanakan tindak pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun atau lebih;

c. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat selaku PNS, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;

d. tidak menjadi anggota atau pengelola partai politik atau terlibat politik praktis;

e. mempunyai kualifikasi pendidikan sesuai dengan patokan jabatan;

f. memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keterampilan tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan;

g. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar;

h. bersedia diposisikan di seluruh kawasan Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang diputuskan oleh Kementerian; dan

i. kriteria lain sesuai keperluan Jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

 

Selengkapnya silahkan download Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), melalui link di bawah ini

 

Link download Permenpan RB Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan ASN di Kemenpan RB (disini)

 

Demikian info wacana Permenpan RB Nomor 66 Tahun 2020 Tentang Pengadaan ASN (CPNS dan PPPK) di Kemenpan RB. Semoga ada manfaatnya.

= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *