Permenpan Rb Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir

Posted on

 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir PERMENPAN RB NOMOR 75 TAHUN 2020 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL PENGEMBANG TEKNOLOGI NUKLIR

Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir, diterbitkan dengan pertimbangan bahwa a) bahwa untuk pengembangan karier dan peningkatan profesionalisme Pegawai Negeri Sipil yang memiliki ruang lingkup, peran, tanggung jawab, dan wewenang di bidang Pengkajian, Rancang Bangun, dan Pendayagunaan Teknologi Nuklir, perlu mengendalikan Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir; b) bahwa Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pranata Nuklir dan Angka Kreditnya sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 28 Tahun 2016 perihal Perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2014 tentang Jabatan Fungsional Pranata Nuklir dan Angka Kreditnya tidak cocok lagi dengan kemajuan aturan sehingga perlu diganti; c) bahwa berdasarkan pendapatsebagaimana dimaksud dalam karakter a dan karakter b, perlu memutuskan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi perihal Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan RB) Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir, Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir yakni jabatan yang mempunyai ruang lingkup peran, tanggung jawab, wewenang, dan hak untuk melakukan pengembangan teknologi nuklir pada Instansi Pemerintah. Sedangkan Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir yang berikutnya disebut Pengembang Teknologi Nuklir yaitu PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh Pejabat yang Berwenang untuk melakukan peran pengembangan teknologi nuklir pada Instansi Pemerintah.

 

Dinyatakan dalam Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir, bahwa Pengembang Teknologi Nuklir berkedudukan selaku pelaksana teknis dalam melakukan kegiatan Pengkajian, Rancang Bangun, dan Pendayagunaan Teknologi Nuklir pada Instansi Pemerintah. Pengembang Teknologi Nuklir berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab secara langsung terhadap pejabat pimpinan tinggi madya, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat direktur, atau pejabat pengawas yang mempunyai keterkaitan dengan pelaksanaan tugas Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir. Kedudukan Pengembang Teknologi Nuklir ditetapkan dalam peta jabatan berdasarkan analisis peran dan fungsi unit kerja, analisis jabatan, dan analisis beban kerja dikerjakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-seruan.

 

Pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan RB) Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir, dinyatakan bahwa Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir ialah jabatan karier PNS. Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir termasuk dalam pembagian terstruktur mengenai/rumpun jabatan observasi dan perekayasaan. Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir merupakan jabatan fungsional klasifikasi kemampuan. Jenjang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir, dari jenjang paling rendah hingga dengan jenjang tertinggi terdiri atas:

a. Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Pertama;

b. Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Muda;

c. Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Madya; dan

d. Pengembang Teknologi Nuklir Ahli Utama.

 

Adapun Jenjang pangkat Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir sebagaimana dimaksud pada ayat (2) tercantum dalam Lampiran III hingga dengan Lampiran V yang merupakan bab tidak terpisahkan dari Permenpan RB Nomor 75 Tahun 2020 ini.

 

Tugas Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir berdasarkan Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir yaitu melaksanakan Pengkajian, Rancang Bangun, dan Pendayagunaan Teknologi Nuklir. Unsur aktivitas Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir terdiri atas: Pengkajian Teknologi Nuklir; Rancang Bangun Teknologi Nuklir; dan Pendayagunaan Teknologi Nuklir.

 

Selengkapnya silahkan download Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan RB) Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir, melalui link yang tersedia di bawah ini

 

Link download Permenpan RB Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir (disini)

 

Demikian informasi tentang Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Permenpan RB) Nomor 75 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Nuklir, Terima kasih telah berkesempatan menungjungi laman blog ainamulyana.blogspot.com. Semoga goresan pena ini ada manfaatnya


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *