Persesjen – Persekjen Kemendikbud Nomor 18 Tahun 2020 Wacana Juknis Pemanfaatan Dapodik Untuk Akun Susukan Layanan Pembelajaran

Posted on

 

 Tentang Juknis Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan Untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran Persesjen – Persekjen Kemendikbud Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Juknis Pemanfaatan Dapodik Untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran

Persesjen – Persekjen Kemendikbud Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran, diterbitkan dengan pertimbangan: a) bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 19 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 79 Tahun 2015 ihwal Data Pokok Pendidikan, perlu isyarat teknis perihal pemanfaatan Data Pokok Pendidikan; b) bahwa untuk kelancaran proses pembelajaran, perlu membuat lebih mudah pendidik dan akseptor latih dalam mengakses layanan pembelajaran; c) bahwa berdasarkan pendapatsebagaimana dimaksud dalam karakter a dan huruf b, perlu memutuskan Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ihwal Petunjuk Teknis Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran.

 

Berdasarkan Persesjen – Persekjen) Kemendikbud Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan Untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran, dinyatakan bahwa Petunjuk teknis pemanfaatan data pokok pendidikan untuk akun akses layanan pembelajaran ialah ajaran pemanfaatan data pokok pendidikan dalam pengerjaan, pendistribusian, penonaktifan, dan pengelolaan akun tunggal saluran layanan pembelajaran. Petunjuk teknis tercantum pada Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Peraturan Sekretaris Jenderal ini.

 

Pemanfaatan Dapodik untuk Akun Pembelajaran bermaksud untuk mendukung perwujudan Dapodik sebagai basis data dalam menawarkan layanan pembelajaran. Sedangkan Akun Pembelajaran bertujuan untuk: mendukung proses pembelajaran di Satuan Pendidikan lewat penerapan teknologi; dan memajukan keterhubungan antara layanan pembelajaran. Ruang lingkup pengaturan dalam isyarat teknis ini mencakup: pemanfaatan Dapodik dalam pengerjaan, pendistribusian, dan penonaktifan Akun Pembelajaran; dan pengelolaan Akun Pembelajaran.

 

Pembuatan Akun Pembelajaran ditujukan bagi:

a. Peserta Didik;

1) Sekolah Dasar dan Program Paket A kelas 5 dan kelas 6;

2) SMP dan Program Paket B kelas 7 hingga dengan kelas 9;

3) SMA dan Program Paket C kelas 10 hingga dengan kelas 12;

4) Sekolah Menengah kejuruan kelas 10 hingga dengan kelas 13;

5) SLB kelas 5 sampai dengan kelas 12;

b. Pendidik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah;

c. Tenaga kependidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah, meliputi:

1) kepala Satuan Pendidikan; dan

2) operator Satuan Pendidikan, yang terdata di Dapodik.

 

Tata Cara Pembuatan Akun Pembelajaran adalah sebagai berikut.

a. Pusat Data dan Teknologi Informasi mengolah nama individu, NISN, serta NIK dari Dapodik untuk memilih nama akun (user ID) unik untuk setiap individu target.

b. Pusat Data dan Teknologi Informasi menentukan susukan masuk akun (password) untuk setiap individu sasaran.

c. Pusat Data dan Teknologi Informasi menggunakan nama akun (user ID) unik yang sudah ditentukan untuk membuat Akun Pembelajaran masing-masing individu sasaran dengan penamaan selaku berikut:

1) SD:

a) Peserta Didik: namaakun@sd.mencar ilmu.id

b) Pendidik: namaakun@guru.sd.mencar ilmu.id

c) Tenaga kependidikan: namaakun@admin.sd.mencar ilmu.id

2) SMP:

a) Peserta Didik: namaakun@smp.berguru.id

b) Pendidik: namaakun@guru.smp.belajar.id

c) Tenaga kependidikan: namaakun@admin.smp.berguru.id

3) Sekolah Menengan Atas:

a) Peserta Didik: namaakun@sma.mencar ilmu.id

b) Pendidik: namaakun@guru.sma.mencar ilmu.id

c) Tenaga kependidikan: namaakun@admin.sma.mencar ilmu.id

4) Sekolah Menengah kejuruan:

a) Peserta Didik: namaakun@smk.berguru.id

b) Pendidik: namaakun@guru.smk.berguru.id

c) Tenaga kependidikan: namaakun@admin.smk.mencar ilmu.id

5) SLB:

a) Peserta Didik: namaakun@slb.berguru.id

b) Pendidik: namaakun@guru.slb.berguru.id

c) Tenaga kependidikan: namaakun@admin.slb.berguru.id

6) Program Paket A, Program Paket B, dan Program Paket C:

a) Peserta Didik: namaakun@kesetaraan.berguru.id

b) Pendidik: namaakun@pendidik.kesetaraan.berguru.id

c) Tenaga kependidikan: namaakun@admin.kesetaraan.berguru.id

d. Pusat Data dan Teknologi Informasi dalam pembuatan akun pembelajaran dapat melibatkan penyelenggara layanan berbasis elektro atau mitra resmi yang ditunjuk oleh penyelenggara.

 

Pendistribusian Akun Pembelajaran dilakukan dengan metode selaku berikut.

1. Pusat Data dan Teknologi Informasi mengunggah nama akun (user ID) dan jalan masuk masuk akun (password) Akun Pembelajaran untuk masing-masing Satuan Pendidikan pada Dapodik.

2. Operator Satuan Pendidikan mengunduh nama akun (user ID) dan jalan masuk masuk akun (password) untuk pengguna Akun Pembelajaran di Satuan Pendidikan yang bersangkutan.

3. Operator Satuan Pendidikan mendistribusikan nama akun (user ID) dan akses masuk akun (password) kepada pengguna Akun Pembelajaran di Satuan Pendidikan yang bersangkutan.

4. Pertama kali pengguna Akun Pembelajaran mengakses Akun Pembelajaran masing-masing, mereka akan diminta untuk:

a. menyetujui syarat dan ketentuan penggunaan Akun Pembelajaran; dan

b. melakukan penggantian jalan masuk masuk akun (password).

5. Pusat Data dan Teknologi Informasi dapat mengganti terusan masuk akun (password) pengguna Akun Pembelajaran.

6. Operator Satuan Pendidikan dapat mengubah akses masuk akun (password) pengguna Akun Pembelajaran di Satuan Pendidikan mereka.

 

Penonaktifan Akun Pembelajaran dijalankan dengan ketentuan sebagai berikut.

1. Pusat Data dan Teknologi Informasi melakukan penonaktifan pengguna Akun Pembelajaran berdasarkan perubahan status keaktifan Peserta Didik, Pendidik, dan Tenaga Kependidikan dalam Dapodik.

2. Pusat Data dan Teknologi Informasi juga dapat menonaktifkan Akun Pembelajaran dalam hal pengguna melanggar syarat dan ketentuan penggunaan Akun Pembelajaran.

 

Selengkapnya baca Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen – Persekjen) Kemendikbud Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran melalui link yang tersedia di bawah ini.

 

Link download Persesjen – Persekjen Kemendikbud Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Juknis Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran (disini)

 

Demikian info wacana Persesjen – Persekjen Kemendikbud Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Petunjuk Teknis (Juknis) Pemanfaatan Data Pokok Pendidikan (Dapodik)  Untuk Akun Akses Layanan Pembelajaran. Semoga ada manfaatnya


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *