Ini Ketentuan Pns Dan Pensiunan Yang Bakal Mendapatkan Thr Di Tahun 2020 Dan Besaran Thr Yang Diterima

Posted on
INI KETENTUAN PNS DAN PENSIUNAN YANG BAKAL MENERIMA THR DI TAHUN  INI KETENTUAN PNS DAN PENSIUNAN YANG BAKAL MENERIMA THR DI TAHUN 2020 DAN BESARAN THR YANG DITERIMA


Bagi sebagian PNS, THR ialah hal yang sangat dinantikan sebab itu merupakan bantuan lebih yang dibayarkan di luar honor, terlebih-lebih di abad pademi corona ini. Namun, tahukah Ketentuan PNS dan Pensiunan Yang Bakal Menerima THR PNS di Tahun 2020 dan Besaran THR Yang Diterima?  Menteri Keuangan Sri Mulyani memperlihatkan sejumlah ketentuan bantuan derma hari raya (THR) PNS. Sebagaimana dirilis dalam CNNIndonesia.com, Kebijakan ini tertuang pada Surat Menteri Keuangan tertanggal 30 April 2020 yang ditujukan terhadap Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB).

Dalam surat itu, Sri Mulyani menyebut perlu dikerjakan peninjauan ulang terhadap kebijakan belanja negara tahun 2020 tergolong soal dukungan THR. THR dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum tanggal hari Raya. Dalam hal THR tersebut belum dapat dibayarkan, THR dapat dibayarkan sehabis tanggal Hari Raya.
Penyesuaian ini dijalankan terkait dengan fokus pemerintah untuk menangani pandemi Covid-19. Pemberian THR akan diadaptasi besaran dan pihak yang berhak mendapat pinjaman tersebut.
Sri Mulyani pun menawarkan desain peraturan pemerintah wacana perlindungan THR bagi PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Polri dan Pegawai Non PNS, dan peserta pensiun atau sumbangan yang diberikan pada 13 jenis jabatan PNS, TNI, Polri berikut.
1. PNS.
2. Prajurit Tentara Nasional Indonesia.
3. Anggota Polisi Republik Indonesia.
4. PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Polri yang diposisikan atau diperintahkan di perwakilan RI di luar negeri.
5. PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Polri yang diperintahkan di luar instansi luar negeri yang gajinya dibayar oleh instansi induk.
6. PNS, Prajurit TNI, anggota Polri penerima uang tunggu.
7. Penerima honor susukan PNS, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Polri yang meninggal dunia, tewas, atau gugur.
8. PNS, Prajurit TNI, anggota Polri yang dinyatakan hilang.
9. Hakim dalam jabatan hakim madya muda ke bawah atau berpangkat kolonel ke bawah di lingkungan MA dan tubuh peradilan di bawahnya.
10. Penerima Pensiun atau Tunjangan.
11. Pegawai nonPNS, pada LNS, LPP, atau BLU.
12. Pegawai lain yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian atau pejabat dengan kewenangan sesuai UU.
13. Calon PNS.
Dalam surat tersebut, THR tidak diberikan kepada para pejabat dan petinggi negara sebagai berikut:
1. Pejabat negara, kecuali hakim madya muda ke bawah atau hakim dengan jabatan kolonel ke bawah di MA.
2. Wakil Menteri.
3. Pimpinan Tinggi atau setara di PNS, TNI, dan Polri.
4. Jabatan fungsional jago utama atau setara di PNS, Tentara Nasional Indonesia, dan Polri.
5. Dewan pengawas BLU.
6. Dewan Pengawas LPP.
7. Staf khusus kementerian.
8. Hakim Ad hoc.
9. Anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah).
10. Pimpinan LNS, LPP, pejabat pengurus BLU, atau setara.
11. PNS, Tentara Nasional Indonesia, Polri yang sedang cuti diluar tanggungan negara.
12. PNS, TNI, Polri yang tengah bertugas di luar instansi pemerintah yang gajinya dibayar oleh instansi tempat penugasan.
Sementara besaran THR yang bakal diberikan ialah:
1. PNS, serdadu TNI, anggota Polri, dan hakim dalam jabatan hakim madya muda ke bawah atau kolonel ke bawah di lingkungan MA. THR yang diberikan berupa honor pokok, tunjangan keluarga, pemberian jabatan/umum.
2. Penerima gaji saluran dari PNS, TNI, Polri yang meninggal dunia, tewas, gugur, atau hilang.
3. Penerima pensiun. THR yang diberikan sebesar penghasilan satu bulan honor susukan pada dua bulan sebelum hari raya.
4. Penerima pensiun susukan dari pensiunan PNS, TNI, Polisi Republik Indonesia, yang meninggal, tewas, gugur, hilang, sebesar penghasilan satu bulan gaji jalan masuk pada dua bulan sebelum hari raya.
5. Penerima bantuan, THR sebesar tunjangan sesuai UU.
6. Pegawai nonPNS pada LNS, LPP, atau pegawai lain.
7. Pegawai NonPNS pada BLU, sebesar honor remunerasi.
8. Calon PNS, paling banyak sebesar 80 persen honor pokok, derma keluarga, dan derma jabatan/lazim.
Untuk kepastaian atas Ketentuan PNS dan Pensiunan Yang Bakal Menerima THR PNS di Tahun 2020 dan Besaran THR Yang Diterima tersebut, semestinya kita tunggu Peraturan Pemerintah (PP) tentang THR PNS Tahun 2020 yang tentunya tidak akan lama lagi keluar, sebab biasanya THR PNS sudah dicairkan 10 hari menjelang lebaran.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *