Kepmendesa Pdtt Nomor 63 Tahun 2020 Perihal Protokol Normal Gres Desa

Posted on

untuk melaksanakan arahan Presiden mengenai kebijakan percepatan penanganan Corona Virus D KEPMENDESA PDTT NOMOR 63 TAHUN 2020 TENTANG PROTOKOL NORMAL BARU DESA

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi mempublikasikan Kepmendesa PDTT Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Protokol Normal Baru Desa, Kepmendesa dimaksud untuk melakukan kode Presiden perihal kebijakan percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan memutus mata rantai penularan COVID-19.


Dalam Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendesa PDTT) Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Protokol Normal Baru Desa, antara lain diatur wacana Protokol Pelayanan Publik; Protokol Kegiatan Sosial, Keagamaan dan Hajatan; Protokol Kegiatan Ibadah; Protokol Pasar Desa; dan Protokol Kegiatan Padat Karya Tunai Desa
A. Tujuan diterbitkan Kepmendesa PDTT Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Protokol Normal Baru Desa
1. Mewujudkan penduduk desa yang produktif dan aman dari penularan Corona Virus Disease (COVID-19).
2. Meningkatkan perlindungan pemerintah desa dan segenap bagian masyarakat desa dalam upaya Pencegahan Penularan COVID-19 di desa.
3. Menciptakan manajemen desa dalam pencegahan penularan COVID-19 melalui penyesuaian contoh hidup bermasyarakat dalam tatanan wajar baru.
B. Pelaksana
Pemerintah desa dan segenap elemen masyarakat desa.
C. Prinsip
1. Terbuka
2. Sederhana dan terang
3. Partisipatif
D. Kewajiban Pemerintah Desa
a. Membersihkan fasilitas biasa dengan disinfektan secara berkala ;
b. Menyediakan tempat cuci tangan dengan air mengalir dan sabun di tempat-daerah biasa ;
c. Menyediakan kawasan sampah tertutup;
d. Menyiapkan pos kesehatan dan/atau ruang isolasi untuk penanganan warga yang mengalami gangguan kesehatan;
e. Melakukan kerjasama dengan Tim Gugus Tugas Tingkat Kabupaten/Kota;
f. Mengedukasi penduduk semoga tetap proporsional dalam mensikapi orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pemantauan (PDP) dan pasien faktual COVID-19;
g. Meningkatkan kesadaran warga dalam bertingkah hidup higienis dan sehat (PHBS) serta senantiasa disiplin dalam protokol kesehatan;
h. Memperhatikan imbauan dan arahan pemerintah terkait COVID-19.
E. Kewajiban Warga Desa menurut Kepmendesa PDTT Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Protokol Normal Baru Desa, ialah selaku berikut.
a. Tidak keluar rumah ketika sedang sakit;
b. Selalu menggunakan masker dan hindari menjamah area paras ;
c. Menjaga jarak fisik minimal 1 meter serta menghindari kontak fisik;
d. Sering mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun;
e. Membuang sampah pada tempatnya;
f. Segera bersihkan barang bawaan, mandi dan berganti pakaian setelah bepergian;
g. Melapor terhadap pemerintah desa jika akan bepergian atau pulang dari bepergian;
h. Melapor terhadap pemerintah desa jika menerima tamu dari luar daerah;
i. Berpartisipasi dalam penerapan protokol wajar baru desa.
F. Teknis Pelaksanaan Bagi Pemerintah Desa dan Penyelenggara
1. Protokol Pelayanan Publik
Pemerintah desa wajib:
a. membersihkan kawasan pelayanan dengan disinfektan;
b. menyediakan kawasan basuh tangan dengan air mengalir dan sabun;
c. menyediakan tempat sampah tertutup;
d. memasang tanda jarak fisik minimal 1 meter;
e. menata kawasan duduk dengan jarak minimal 1 meter;
f. memasang pembatas antara petugas dengan pengguna layanan;
g. mempersiapkan relawan pemeriksa suhu dan pengawas penerapan protokol;
h. merencanakan daftar hadir;
i. menerapkan metode antrian di pintu masuk;
j. menertibkan jalur kehadiran dan kepulangan pengguna layanan.
2. Protokol Kegiatan Sosial, Keagamaan dan Hajatan
Penyelenggara kegiatan wajib:
a. membersihkan kawasan aktivitas dengan disinfektan;
b. menawarkan tempat khusus kado dari tamu;
c. menyediakan kawasan basuh tangan dengan air mengalir dan sabun;
d. menawarkan daerah sampah tertutup;
e. menata kawasan duduk dengan jarak sekurang-kurangnya1 meter;
f. merencanakan relawan pemeriksa suhu dan pengawas penerapan protokol;
g. mengatur jalur kedatangan dan kepulangan tamu;
h. mempercepat durasi/ waktu pelaksanaan aktivitas;
i. jamuan makan dalam bentuk boks (menghindari prasmanan);
3. Protokol Kegiatan Ibadah
Pengurus rumah ibadah wajib:
a. membersihkan rumah ibadah dengan disinfektan;
b. menyediakan tempat basuh tangan dengan air mengalir dan sabun;
c. menawarkan mikrofon dengan penyangga;
d. melapisi mikrofon dengan tisu dan diganti secara rutin;
e. menyediakan daerah sampah tertutup;
f. memasang tanda jarak fisik sekurang-kurangnyal meter;
g. merencanakan relawan pemeriksa suhu dan pengawas penerapan protokol;
h. mengontrol jalur kedatangan dan kepulangan jamaah;
i. mempersingkat waktu tanpa menghemat ketentuan dan kesempurnaan ibadah;
j. mengimbau supaya jamaah bersuci semenjak dari rumah;
k. mengimbau belum dewasa, warga lanjut usia dan warga yang berpenyakit menahun untuk beribadah di rumah;
l. lantai rumah ibadah tidak memakai karpet.
4. Protokol Pasar Desa
Pengelola pasar desa wajib:
a. membersihkan area pasar dengan disinfektan;
b. menawarkan daerah cuci tangan dengan air mengalir dan sabun;
c. menawarkan tempat sampah tertutup;
d. mengontrol jarak antar lapak penjualsekurang-kurangnya1 meter;
e. menerapkan jarak fisik antar orang minimal 1 meter;
f. merencanakan relawan pemeriksa suhu dan pengawas penerapan protokol;
g. menertibkan jalur kedatangan dan kepulangan pengunjung pasar.
5. Protokol Kegiatan Padat Karya Tunai Desa
Pemerintah desa wajib:
a. membersihkan peralatan kerja dengan disinfektan;
b. menyediakan kawasan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun;
c. menyediakan tempat sampah tertutup;
d. menyediakan masker untuk para pekerja;
e. mempersiapkan relawan pemeriksa suhu dan pengawas penerapan protokol.
6. Protokol Tempat Wisata
Pengelola daerah wisata wajib:
a. menguasai protokol kesehatan;
b. membersihkan kawasan, wahana dan peralatan dengan disinfektan;
c. menyediakan kawasan basuh tangan dengan air mengalir dan sabun;
d. menawarkan kawasan sampah tertutup;
e. memasang pembatas antara petugas tiket dengan hadirin;
f. memastikan fasilitas umum (seperti tempat ibadah dan toilet) dalam kondisi higienis;
g. merencanakan relawan pemeriksa suhu dan pengawas penerapan protokol;
h. mengontrol jalur kedatangan dan kepulangan pengunjung;
i. menerapkan tata cara antrian di pintu masuk;
j. menerapkan jarak fisik antar orang minimal 1 meter;
k. menghalangi jumlah hadirin;
l. menertibkan jam operasional;
m. menentukan lapak dan barang barang jualan bersih.
G. Teknis Pelaksanaan Bagi Warga Desa
1. Protokol Pelayanan Publik
Pengguna layanan publik wajib:
a. dalam keadaan sehat;
b. mempertahankan kebersihan dengan sering mencuci tangan;
c. senantiasa menggunakan masker dan hindari menjamah area paras ;
d. mempertahankan jarak fisik minimal 1 meter;
e. menyingkir dari kontak fisik, seperti bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain;
f. mencampakkan sampah pada tempatnya;
g. membersihkan barang bawaan, mandi dan berganti busana dikala tiba di rumah.
2. Protokol Kegiatan Sosial, Keagamaan dan Hajatan
Peserta kegiatan/ tamu wajib:
a. dalam keadaan sehat;
b. mempertahankan kebersihan dengan sering mencuci tangan;
c. senantiasa memakai masker dan hindari menjamah area paras ;
d. mempertahankan jarak fisik minimal 1 meter;
e. menghindari penggunaan peralatan makan secara serempak;
f. menghindari kontak fisik, mirip bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain;
g. mencampakkan sampah pada tempatnya;
h. membersihkan barang bawaan, mandi dan berganti busana ketika tiba di rumah.
3. Protokol Kegiatan Ibadah
Jamaah wajib:
a. dalam kondisi sehat;
b. mempertahankan kebersihan dengan sering mencuci tangan;
c. selalu menggunakan masker dan hindari menyentuh area wajah;
d. membawa sajadah/ bantalan dan peralatan ibadah milik sendiri;
e. tidak menjamah mikrofon;
f. mempertahankan jarak fisik minimal 1 meter;
g. menghindari kontak fisik, seperti bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain;
h. mencampakkan sampah pada tempatnya;
i. membersihkan barang bawaan, mandi dan berganti busana ketika tiba di rumah.
4. Protokol Pasar Desa
Pedagang pasar desa wajib:
a. dalam kondisi sehat;
b. menentukan lapak dan barang barang jualan higienis;
c. menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan;
d. senantiasa memakai masker dan hindari menjamah area wajah;
e. setiap lapak menyediakan tempat basuh tangan dengan air mengalir dan sabun;
f. menjaga jarak fisik sekurang-kurangnya1 meter;
g. menghindari kontak fisik, mirip bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain;
h. setelah melaksanakan pembayaran secepatnya mencuci tangan dengan sabun;
i. membuang sampah pada tempatnya;
j. membersihkan barang bawaan, mandi dan berubah busana saat datang di rumah.
Pengunjung pasar desa wajib:
a. dalam kondisi sehat;
b. menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan;
c. selalu menggunakan masker dan hindari menyentuh area wajah;
d. mempertahankan jarak fisik sekurang-kurangnya1 meter;
e. menghindari kontak fisik, mirip bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain;
f. sehabis melakukan pembayaran segera mencuci tangan dengan sabun;
g. membuang sampah pada tempatnya;
h. membersihkan barang bawaan, mandi dan berubah busana ketika datang di rumah.
5. Protokol Kegiatan Padat Karya Tunai Desa
Pekerja wajib:
a. dalam keadaan sehat;
b. mempertahankan kebersihan dengan mencuci tangan;
c. senantiasa memakai masker dan hindari menjamah area wajah;
d. mempertahankan jarak fisik sekurang-kurangnya2 meter;
e. membawa perlengkapan kerja sendiri;
f. menyingkir dari kontak fisik, seperti bersalaman dan lain-lain;
g. mencampakkan sampah pada tempatnya;
h. membersihkan barang bawaan, mandi dan berganti pakaian saat datang di rumah.
 6. Protokol Tempat Wisata
Pengunjung kawasan rekreasi wajib:
a. dalam kondisi sehat;
b. menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan;
c. senantiasa menggunakan masker dan hindari menyentuh area tampang;
d. mempertahankan jarak fisik minimal 1 meter;
e. menyingkir dari kontak fisik, mirip bersalaman, berpelukan, bercium pipi dan lain-lain;
f. mencampakkan sampah pada tempatnya;
g. membersihkan barang bawaan, mandi dan berubah busana dikala datang di rumah.
Selengkapnya silahkan download Keputusan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kepmendes PDTT) Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Protokol Normal Baru Desa, lewat link di bawah ini
Link download Kepmendesa PDTT Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Protokol Normal Baru Desa (disini)
Demikian info perihal Kepmendesa PDTT Nomor 63 Tahun 2020 Tentang Protokol Normal Baru Desa. Semoga ada manfaatnya. Terima kasih.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *