Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah (Ra, Mi, Mts Dan Ma) Menurut Kepdirjen Pendis Nomor 2791 Tahun 2020

Posted on
  Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah  PANDUAN KURIKULUM DARURAT PADA MADRASAH (RA, MI, MTS DAN MA) BERDASARKAN KEPDIRJEN PENDIS NOMOR 2791 TAHUN 2020

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah, diterbitkan dengan pertimbangan: 1) bahwa negara menjamin seluruh lapisan masyarakat untuk menerima layanan pendidikan dan pembelajaran yang bermutu, tergolong pada Masa Darurat Covid-19; 2) bahwa dalam rangka menjamin terselenggaranya pendidikan dan pembelajaran di madrasah pada Masa Darurat Covid-19 perlu disusun Kurikulum Darurat pada Madrasah, supaya proses pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien.
Diktum Kesatu Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah (RA, MI, MTs dan MA), menyatakan bahwa Menetapkan Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang ialah bagian tidak terpisahkan dari Keputusan ini.
Diktum Kesatu Keputusan Dirjen Pendis Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah, menyatakan bahwa Panduan Kurikulum Darurat sebagaimana dimaksud pada Diktum Kesatu sebagai pemikiran bagi pendidik dan satuan pendidikan jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) dalam malaksanakan pembelajaran di madrasah pada era darurat.
Diktum Ketiga Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah, menyatakan bahwa Pendidik dan satuan pendidikan mampu berbagi pembelajaran yang lebih inovatif dan inovatif sesuai dengan keadaan dan keperluan masing-masing madrasah.
Tujuan penyusunan tutorial kurikulum darurat madrasah (RA, MI, MTs dan MA) ialah sebagai acuan teknis bagi satuan Pendidikan jenjnag RA, MI, MTs dan MA dalam mengadakan acara pembelajaran pada era darurat.
Ruang Lingkup Panduan Kurikulum darurat pada madrasah (RA, MI, MTs dan MA) ini diuraikan dengan sistematika selaku berikut:
1. Pendahuluan
2. Konsep kurikulum darurat
3. Pembelajaran pada abad darurat
4. Langkah-langkah pembelajaran pada era darurat
5. Penilaian hasil berguru pada kala darurat
6. Penutup
Sasaran pengguna Panduan Kurikulum Darurat pada Madrasah (RA, MI, MTs dan MA) ialah sebagi berikut:
1. Pendidik (guru mata pelajaran, guru BK dan guru kelas)
2. Pimpinan satuan pendidikan (kepala madrasah dan wakil kepala madrasah)
3. Pengawas Madrasah
4. Orang tua siswa, dan
5. Pemangku kepentingan lainnya.

Konsep Kurikulum Darurat Madrasah (RA, MI, MTs dan MA)
1. Kurikulum Darurat adalah kurikulum yang disusun dan dilakukan oleh satuan pendidikan pada kurun darurat. Oleh sebab itu semua aspek yang berkenaan dengan perencanaan pembelajaran, acara pembelajaran dan evaluasi hasil mencar ilmu diubahsuaikan dengan kondisi darurat yang terdapat dan dinikmati oleh setiap satuan pendidikan madrasah. Mempertimbangkan kondisi darurat setiap kawasan dan madrasah berbeda, maka implementasi kurikulum darurat setiap satuan pendidikan bisa berlainan-beda sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
2. Dalam menyusun kurikulum darurat, satuan pendidikan mampu melakukan modifikasi dan penemuan KTSP, diubahsuaikan dengan kondisi dan kebutuhan madrasahnya. Madrasah dapat melaksanakan adaptasi dan inovasi dalam bentuk struktur kurikulum, beban belajar, strategi pembelajaran, evaluasi hasil mencar ilmu dan lain sebagainya. Misalnya dalam satu hari dibatasi cuma ada dua atau tiga mata pelajaran yang diajarkan, utamanya pada mata pelajaran utama, peminatan dan sebagainya.
3. Pada abad darurat, seluruh siswa mesti tetap menerima layanan pendidikan dan pembelajaran dari madrasah. Kegiatan pembelajaran tidak hanya mengandalkan tatap muka antara guru dengan siswa, namun siswa mampu melakukan belajar dari rumah dengan tutorial/pemantauan oleh guru dan orang renta.
4. Belajar dari rumah tidak mesti memenuhi permintaan kompetensi (KI-KD) pada kurikulum, namun lebih ditekankan pada pengembangan karakter, adab mulia, ubudiyah, kemandirian dan kesalehan sosial yang lain.
5. Kurikulum darurat cuma dipraktekkan pada kurun darurat. Bila kondisi telah normal, maka kegiatan pembelajaran mesti kembali dikerjakan secara normal seperti lazimnya .

Link download Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah (disini)

Demikian informasi wacana Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Kepdirjen Pendis) Nomor 2791 Tahun 2020 Tentang Panduan Kurikulum Darurat Pada Madrasah. Semoga ada keuntungannya, terima kasih.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *