Permenpan Rb Nomor 42 Tahun 2020 Ihwal Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Usul Legislatif

Posted on

 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang PERMENPAN RB NOMOR 42 TAHUN 2020 TENTANG JABATAN FUNGSIONAL ANALIS PEMANTAUAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN LEGISLATIF

Dalam Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif, yang dimaksud Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-undangan Legislatif yang selanjutnya disebut Jabatan Fungsional Analis Pemantauan adalah Jabatan Fungsional yang memiliki ruang lingkup peran, tanggung jawab, dan wewenang untuk melakukan pengkajian evaluasi peraturan perundang -seruan. Sedangkan Pejabat Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-ajakan Legislatif yang berikutnya disebut Analis Pemantauan yaitu PNS yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara sarat sesuai dengan peraturan perundang-ajakan untuk melakukan pengkajian penilaian per hukum perundang -permintaan.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif, Analis Pemantauan berkedudukan selaku pelaksana teknis fungsional di bidang pengkajian penilaian peraturan perundang-permintaan pada Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia , dan Sekretariat Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia. Analis Pemantauan berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab secara eksklusif kepada pejabat pimpi nan tinggi madya, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat direktur, atau pejabat pengawas yang memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan peran Jabatan Fungsional Analis Pemantauan. Kedudukan Analis Pemantauan ditetapkan dalam peta jabatan berdasarkan analisis tugas dan fungsi unit kerja, analisis jabatan, dan analisis beban kerja yang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang –usul. Jabatan Fungsional Analis Pemantauan merupakan jabatan karier PNS.
Ditegaskan dalam Permenpan RB Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif bahwa Jabatan Fungsional Analis Pemantauan termasuk dalam klasifikasi/rumpun jabatan hukum dan peradilan. Jabatan Fungsional Analis Pemantauan merupakan Jabatan Fungsional kategori keterampilan. Jenjang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan terdiri atas:
a. Analis Pemantauan Ahli Pertama;
b. Analis Pemantauan Ahli Muda ;
c. Analis Pemantauan Ahli Madya; dan
d. Analis Pemantauan Ahli Utama .
Jenjang pangkat Jabatan Fungsional Analis Pemantauan tercantum dalam Lampiran III hingga dengan Lampiran V yang ialah bab tidak terpisahkan dari Permenpan RB Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif ini.
Tugas Jabatan Fungsional Analis Pemantauan menurut Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif, ialah melakukan acara di bidang pengkajian evaluasi peraturan perundang-undangan . Unsur acara tugas Jabatan Fungsional Analis Pemantauan yang dapat dinilai Angka Kreditnya, terdiri atas:
a. pemantauan pelaksanaan peraturan perundang-permintaan ;
b. penanganan masalah pengujian undang-undang ;
c. analisis undang-undang atau peraturan perundang-seruan berdasarkan uji bahan; dan
d. penyusunan database peraturan perundang -undangan.
Selengkapnya silahkan download Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpan RB) Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif, lewat lin di bawah ini.


Link download Permenpan RB Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif (disini)
Demikian informasi wacana Peraturan Menpan RB atau Permenpan RB Nomor 42 Tahun 2020 Tentang Jabatan Fungsional Analis Pemantauan Peraturan Perundang-Undangan Legislatif. Semoga ada manfaatnya, terima kasih.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *