Sekolah Tidak Melaporkan Pengunaan Dana Bos Reguler Di Bos.Kemdikbud.Go.Id. Terancam Tidak Menerima Bos Tahap Berikutnya

Posted on
  Sekolah yang tidak Melaporkan Pengunaan Dana BOS Reguler dI bos SEKOLAH TIDAK MELAPORKAN PENGUNAAN DANA BOS REGULER DI BOS.KEMDIKBUD.GO.ID. TERANCAM TIDAK MENERIMA BOS TAHAP BERIKUTNYA

ainamulyana.blogspot.com.  Bapak/Ibu Kepala Sekolah di sekolah binaan aku, harap di Ingat bahwa Sekolah yang tidak Melaporkan Pengunaan Dana BOS Reguler dI bos.kemdikbud.go.id. terancam tidak menerima BOS Tahap Berikutnya. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler adalah acara Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan ongkos operasional bagi Sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik. Dana BOS Reguler tersebut bertujuan untuk menolong biaya operasional Sekolah; dan mengembangkan aksesibilitas dan kualitas pembelajaran bagi penerima asuh.

  Sekolah yang tidak Melaporkan Pengunaan Dana BOS Reguler dI bos SEKOLAH TIDAK MELAPORKAN PENGUNAAN DANA BOS REGULER DI BOS.KEMDIKBUD.GO.ID. TERANCAM TIDAK MENERIMA BOS TAHAP BERIKUTNYA

Untuk sekedar mengingatkan sekolah-sekolah yang berada di. kawasan binaan, bahwa Sekolah yang tidak Melaporkan Pengunaan Dana BOS Reguler dI bos.kemdikbud.go.id. terancam tidak mendapatkan BOS Tahap Berikutnya. Hal ini ditegaskan dalam pasal 17 permendikbud Nomor 8 Tahun2020 yang diubah dengan permendikbud Nomor 19 Tahun 2020, bahwa

(1) Tim BOS Sekolah mesti melaporkan semua penggunaan atas penyaluran dana BOS Reguler pada setiap tahap ke dalam metode pelaporan Kementerian melalui laman bos.kemdikbud.go.id; 

(2) Dalam hal tim BOS Sekolah tidak melakukan pelaporan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) maka penyaluran dana BOS Reguler pada tahap selanjutnya tidak dapat dijalankan.

Sesuai Juknis BOS Tahun 2020 (permendikbud Nomor 8 Tahun 2020 yang diubah dengan permendikbud Nomor 19 Tahun 2020), peran dan tanggung jawab tim BOS Sekolah sebagai berikut:
1) mengisi dan memutakhirkan data Sekolah secara lengkap dan valid ke dalam Dapodik sesuai dengan kondisi riil di Sekolah;
2) bertanggung jawab mutlak kepada hasil isian data Sekolah yang masuk dalam Dapodik;
3) menyusun RKAS mengacu pada prinsip-prinsip efektivitas, efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi pengelolaan dana BOS Reguler;
4) melaksanakan input RKAS pada tata cara yang sudah ditawarkan oleh Kementerian;
5) menyanggupi ketentuan efektivitas, efisiensi, akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dan penggunaan dana BOS Reguler;
6) menyelenggarakan  keadministrasian  pertanggungjawaban penggunaan dana BOS Reguler secara lengkap, serta menyusun dan menyampaikan laporan penggunaan dana BOS Reguler sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-ajakan;
7) melakukan konfirmasi dana sudah diterima lewat laman bos.kemdikbud.go.id;
8) memberikan laporan realisasi penggunaan dana BOS Reguler melalui laman bos.kemdikbud.go.id;
9) bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan dana BOS Reguler yang diterima;
10) bersedia diaudit oleh lembaga yang memiliki kewenangan melakukan audit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-perundangan terhadap seluruh dana yang dikontrol Sekolah, baik yang berasal dari dana BOS Reguler maupun dari sumber lain; dan
11) memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat.
Ingat ya, Sekolah yang tidak Melaporkan Pengunaan Dana BOS Reguler dI bos.kemdikbud.go.id. terancam tidak mendapatkan BOS Tahap Berikutnya. Makara jangan sepelekan pelaporan bos ke portal bos.kemdikbud.go.id. Biasanya bila dana BOS tidak masuk ke rekening sekolah, tidak cuma sekolah tetapi banyak pihak yang sering direpotkan.


= Baca Juga =

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *